Repelita Jakarta - Nama pakar hukum tata negara Refly Harun kembali mencuat setelah ia melontarkan pernyataan kontroversial terkait keaslian ijazah milik Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi.
Dalam sebuah acara dialog di televisi nasional bertajuk “Rismon: Ijazah Jokowi Asli, Roy CS: Rekayasa” yang mengudara di iNews pada Selasa, 5 Mei 2026, Refly secara terbuka menyebut bahwa foto yang tertera pada dokumen ijazah dari Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut bukanlah gambaran sosok Jokowi.
ADVERTISEMENT
Menurut perhitungan Refly, tingkat perbedaan antara wajah dalam foto ijazah dengan penampilan fisik mantan gubernur DKI Jakarta itu mencapai angka 92,37 persen.
Refly mendeskripsikan bahwa sosok dalam foto dokumen tersebut memiliki rambut gondrong dengan model belahan tengah, wajah berkumis tebal, serta menggunakan kacamata.
Ia menegaskan bahwa ciri-ciri fisik tersebut sama sekali tidak identik dengan penampilan Jokowi yang selama ini dikenal luas oleh publik.
“Saya sebagai orang awam bicara foto saja. Foto adalah dokumen yang tidak bisa diubah setelah dirilis ke publik,” ujar Refly.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa foto di dalam ijazah itu sungguh berbeda dengan penampilan Jokowi, baik ketika dirinya masih muda maupun setelah menjadi figur publik.
Refly juga mengaku sejalan dengan pendapat mantan Wakapolri Oegroseno yang sebelumnya telah lebih dulu menyatakan bahwa foto dalam ijazah tersebut bukanlah Jokowi.
“Mana pernah kita melihat Pak Jokowi berkumis, berkacamata, rambut tebal,” kata Refly.
Isu seputar keabsahan ijazah orang nomor satu di Indonesia periode 2014-2024 itu belakangan kembali ramai menjadi bahan diskusi hangat di berbagai platform media sosial dan forum-forum publik.
Hingga berita ini ditayangkan, polemik tersebut masih terus bergulir dan menjadi perdebatan sengit di kalangan masyarakat tanpa titik terang yang jelas.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok