Berita, Nasional

Ekspresi ketum Golkar Bahlil kala ditanya soal status Nusron di Golkar

Repelita.net

22 September 2026 16:46 WIB • 91 view

Ekspresi ketum Golkar Bahlil kala ditanya soal status Nusron di Golkar
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Suasana hangat menyelimuti lingkungan perpolitikan nasional tatkala awak media mencoba mengulik informasi langsung dari pimpinan tertinggi partai berlambang pohon beringin.

Ekspresi orang nomor satu di tubuh partai tersebut mendadak menjadi sorotan publik luas setelah memilih mengunci mulut rapat-rapat di hadapan para pemburu berita.

ADVERTISEMENT

Sikap bungkam itu ditunjukkan saat dirinya dimintai keterangan ihwal posisi serta kejelasan status rekan separtainya yang kini menjabat sebagai menteri.

Sorotan utama tertuju pada figur Nusron Wahid yang dikabarkan telah melepas posisinya dalam jajaran kepengurusan pusat partai.

Kanal YouTube KompasTV melalui program siaran mereka merekam detik-detik ketika pimpinan umum partai itu memilih menghindari pertanyaan wartawan terkait isu tersebut.

Alih-alih memberikan penjelasan terang, pimpinan partai memilih melangkah berlalu tanpa melontarkan sepatah kata pun kepada para peliput.

Sebelumnya, teka-teki mengenai hengkangnya sang menteri dari struktur kepengurusan pusat telah ditanggapi langsung oleh yang bersangkutan saat berada di kompleks parlemen.

Politisi senior tersebut mengaku telah melakukan pembicaraan intensif dengan pucuk pimpinan partai sejak jauh-jauh hari sebelum keputusan ini mencuat ke publik.

Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung guna merespons berbagai spekulasi liar yang berkembang di tengah masyarakat luas.

Kalau soal itu kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil, dari tahun lalu.

Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku ketua umum, kami sudah pernah diskusi masalah itu, lama, ucap Nusron Wahid saat memberikan keterangan kepada awak media.

Kendati demikian, pihak sekretariat jenderal partai sempat membeberkan bahwa yang bersangkutan kini tetap memegang status sebagai anggota biasa.

Langkah pengunduran diri dari jajaran pengurus harian tersebut disinyalir berkaitan dengan kesibukan tinggi dalam menjalankan tugas kenegaraan di kabinet.

Publik kini masih menanti keterangan resmi lanjutan dari pimpinan tertinggi partai untuk meredam segala polemik politik yang terus bergulir hangat.(*)_

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung