Berita, Viral Sosmed

Dulu Ade Armando Dikeroyok, Kini Waketum PSI Bro Ron Dipukuli di Menteng Hingga Viral di Media Sosial

Repelita.net

07 May 2026 22:17 WIB • 835 view

Dulu Ade Armando Dikeroyok, Kini Waketum PSI Bro Ron Dipukuli di Menteng Hingga Viral di Media Sosial
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Catatan kelam aksi kekerasan terhadap pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali bertambah setelah insiden pemukulan menimpa Wakil Ketua Umum Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron.

Kejadian anarkis di Menteng ini membangkitkan ingatan publik pada peristiwa serupa tahun 2022 silam saat Ade Armando menjadi korban pengeroyokan massa di area parlemen.

ADVERTISEMENT

Dua orang terduga penganiaya dikabarkan telah diringkus oleh jajaran Polres Metro Jakarta Pusat tak lama setelah korban merampungkan pelaporan resminya pada hari Senin lalu.

"Terduga pelaku dua orang sudah kami amankan di Polsek Menteng untuk di proses lebih lanjut," tegas Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu pada Selasa 5 Mei 2026.

Nasib pilu yang dialami Bro Ron bermula ketika dirinya berupaya memperjuangkan hak upah belasan pekerja PT Sinergi Karya Sejahtera yang hingga kini masih menunggak.

Niat baik untuk melakukan audiensi di Kantor Michael Putra Dan Partners tersebut awalnya berjalan tertib dengan pendampingan aparat kepolisian guna menjamin kelancaran mediasi.

Situasi damai tersebut mendadak berubah menjadi horor saat sekelompok orang asing melakukan intervensi fisik secara brutal di tengah proses dialog yang sedang berlangsung.

Para penyerang tersebut tidak hanya melakukan pemukulan terhadap Bro Ron tetapi juga menciptakan kegaduhan demi membubarkan pertemuan yang membahas persoalan gaji karyawan tersebut.

"Akibat dari perbuatan sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai dengan akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut," jelas Braiel.

Kini publik kembali menyoroti tingkat keamanan para aktivis politik di ruang terbuka setelah serangkaian kader partai tersebut terus menjadi sasaran tindakan represif oknum tak dikenal.

Kepolisian berkomitmen mengusut tuntas motif di balik serangan terhadap sang politisi demi memastikan tidak ada ruang bagi tindakan main hakim sendiri dalam menyelesaikan konflik perdata.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung