Berita, Timur Tengah

Dokumen Bocor: Rusia Kirim 5.000 Drone Serat Optik ke Iran untuk Hantam AS-Israel

Repelita.net

10 May 2026 22:28 WIB • 773 view

Dokumen Bocor: Rusia Kirim 5.000 Drone Serat Optik ke Iran untuk Hantam AS-Israel
Foto: Istimewa

Repelita Washington DC - Sebuah dokumen rahasia milik pemerintah Rusia yang bocor ke publik mengungkapkan rencana besar Moskow untuk membanjiri Iran dengan ribuan pesawat nirawak mutakhir guna menghancurkan kekuatan Amerika Serikat dan Israel.

Berdasarkan naskah yang dikaji oleh media The Economist, bantuan yang disiapkan oleh badan intelijen militer Rusia (GRU) ini tergolong sebagai dukungan habis-habisan tanpa perhitungan.

ADVERTISEMENT

Pemerintahan Vladimir Putin disebut tidak tanggung-tanggung menyediakan setidaknya 5.000 unit drone jenis serat optik jarak pendek untuk dikirimkan ke Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Selain itu, Moskow juga disebut akan menambahkan sejumlah pesawat nirawak berpemandu satelit yang jumlah pastinya belum ditentukan dalam proposal rahasia tersebut.

Keunggulan utama dari drone serat optik ini terletak pada sistem kendalinya yang tidak mengandalkan frekuensi radio sehingga kebal terhadap upaya pelumpuhan sinyal atau jamming oleh musuh.

"Sifatnya yang tidak memancarkan frekuensi radio membuat lawan hampir mustahil mendeteksi posisi operator atau mengalihkan kendali drone tersebut," demikian kutipan analisis yang tertulis di dalam dokumen rahasia itu.

Sebagai bagian dari paket bantuan mati-matian ini, Rusia juga berkomitmen menggelar program pelatihan intensif bagi para personel militer Iran.

Pelatihan ini dirancang khusus agar mereka maksimal dalam memanfaatkan teknologi yang "tidak bisa dijam" tersebut untuk menghadapi potensi invasi darat atau serangan Armada AS yang kerap berpatroli di sekitar Selat Hormuz dan Teluk Persia.

Dokumen setebal 10 halaman itu juga disebut memuat enam diagram teknis serta peta rinci yang mengarah pada pulau-pulau strategis di lepas pantai Iran.

Salah satu zona yang menjadi sorotan adalah area sekitar Pulau Kharg, yang merupakan fasilitas minyak vital dan sering dikhawatirkan menjadi target serangan dadakan dari Washington.

Para analis memperkirakan bahwa proposal bantuan perang ini disusun pada tahap awal pecahnya konflik, tepatnya saat kekhawatiran akan pengerahan pasukan darat AS mencapai puncaknya.

Moskow dinilai tengah menyiapkan "jebakan maut" berupa kawanan drone yang dapat menyerang pasukan amfibi Amerika yang dinilai bergerak lamban saat berada di atas permukaan air.

Hingga berita ini ditayangkan, baik Kremlin maupun Kedutaan Besar Rusia di Washington belum memberikan tanggapan resmi terkait bocoran dokumen yang cukup mengejutkan ini.

Pemerintah Iran juga enggan berkomentar atas klaim peningkatan alutsista strategis dari Rusia tersebut.

Namun sebelumnya, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov pernah menegaskan bahwa kabar mengenai berbagi teknologi pesawat nirawak dengan Teheran adalah tidak akurat dan palsu.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung