Repelita Jakarta - Sebuah unggahan dari akun @DokterTifa pada 9 Mei 2026 kembali menggugat keabsahan ijazah Presiden Jokowi dengan nada yang semakin keras dan penuh tuntutan.
Dokter Tifa menyatakan bahwa dirinya dan rekan-rekannya terus menerus dikriminalisasi, namun semangat untuk mengungkap kebenaran justru melahirkan lebih banyak penantang.
ADVERTISEMENT
“Tifa dan Roy dikriminalisasi, akan muncul 1000 Tifa dan Roy berikutnya,” tulisnya dalam cuitan yang menjadi awal babak baru polemik ini.
Sejak berbulan-bulan lalu ketika saya dikriminalisasi oleh Jokowi karena mengungkap kepalsuan Ijazahnya, lanjutnya, serentetan tokoh dari berbagai disiplin ilmu mulai bermunculan.
Muncul Para Doktor, Profesor, Para Genius dan Ilmuwan, juga Para Pemberani lain dari berbagai penjuru.
Dokter Tifa mengklaim bahwa timnya serta para pihak lain yang tergabung telah menguak fakta secara mendalam menggunakan berbagai bidang keilmuan.
Temuan kami dan temuan mereka dari berbagai disiplin ilmu: Neuro politika, FACS, Digital Forensik, Telematika, IT, Video metrik, Psikometri, Matematika Bayesian, Administrasi Publik, Hukum, dll semakin mengungkap Ijazah Jokowi sampai kulit-kulitnya.
Setelah menguraikan bukti-bukti tersebut, akun itu melontarkan serangkaian pertanyaan retoris yang menekan kepada Kepala Negara.
Mau sampai kapan Jokowi bertahan dalam kepalsuannya?
Mau berapa orang lagi dilaporkan?
Mau berapa Miliar uang negara dihabiskan untuk mengurus kasus sederhana ini?
Unggahan itu pun ditutup dengan teriakan lantang yang menjadi salam khas gerakan ini: “MANA IJAZAHMU, JOKOWI?”
Cuitan tersebut sontak memicu gelombang komentar dari warganet yang mendukung maupun mengkritisi pernyataan kontroversial itu.
Akun @YNP_NCF mencoba memberikan analisis psikologis dengan menyatakan, “Anggaran negara terbuang percuma hanya utk mengadakan persidangan yg bertele2.”
Jika ijazah memang asli, secara psikologis seseorang tidak akan merasa terhina jika dituduh berijazah palsu, karena hanya dgn sekejap mata ia dapat mementahkan tuduhan dgn menunjukkan ijazah asli.
Sementara itu, akun @nug_om menyoroti aspek moral para mantan bawahan Jokowi dengan tulisan, “Bekas anak buahnya terutama yg punya gelar dan pangkat, apa gak pada ngelus dada dan menyesal ya? Ternyata pernah dipimpin orang yg diduga memalsukan ijazah. 🤦♂️”
Akun @Gantijaman juga menyerukan langsung kepada Presiden dengan nada mendesak, “@jokowi menyerahlah… Semakin hari semakin terbukti kepalsuanmu…”(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Tifa dan Roy dikriminalisasi, akan muncul 1000 Tifa dan Roy berikutnya
— Dokter Tifa (@DokterTifa) May 9, 2026
Sejak berbulan-bulan lalu ketika saya dikriminalisasi oleh Jokowi karena mengungkap kepalsuan Ijazahnya
Muncul Para Doktor, Profesor, Para Genius dan Ilmuwan, juga Para Pemberani lain dari berbagai penjuru.… pic.twitter.com/Va4ODj9ihV