Berita, Peristiwa

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, Kemenkes Diminta Investigasi

Repelita.net

02 May 2026 18:15 WIB • 1,120 view

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, Kemenkes Diminta Investigasi
Foto: Istimewa

Repelita Kuala Tungkal - Seorang dokter magang bernama dr. Myta Aprilia Azmi yang bertugas di RSUD KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, meninggal dunia pada Jumat, 1 Mei 2026 setelah diduga mengalami beban kerja berlebih serta perlakuan tidak manusiawi selama menjalani masa pendidikan.

dr. Myta sempat dirawat secara intensif di RS Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Sumatera Selatan, dalam kondisi kritis sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, almarhumah disebut tetap menjalankan tugas di RSUD Kuala Tungkal meskipun sedang dalam kondisi sakit.

Kondisi tersebut diduga secara signifikan memperparah kesehatan dr. Myta sehingga ia harus dilarikan ke rumah sakit rujukan di Palembang.

Pihak Universitas Sriwijaya melalui pengurus Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sekaligus Ketua Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran, dr. Ahmad Junaidi, menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian dr. Myta.

Ia juga menyayangkan kejadian tragis tersebut dan mendesak agar dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap seluruh rangkaian peristiwa yang menimpa almarhumah.

“Kami telah mengirimkan surat kepada Kementerian Kesehatan agar investigasi dilakukan secara komprehensif,” ujar Ahmad Junaidi dalam keterangannya pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, dr. Ike Silviana, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait peristiwa meninggalnya dokter magang tersebut.

Sebagai langkah awal, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi kini tengah berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menangani kasus ini.

Selain berkoordinasi dengan kementerian, pihak dinas juga tengah mengumpulkan data dari berbagai pihak yang terkait dengan kejadian tersebut.

Pengumpulan data dilakukan terhadap manajemen RSUD Kuala Tungkal serta para dokter magang lainnya yang bertugas di rumah sakit yang sama.

"Kami masih dalam tahap pengumpulan data. Mohon waktu untuk mendalami kasus ini. Hasilnya akan kami sampaikan setelah proses selesai," kata Ike Silviana.

Kasus meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmi ini menjadi sorotan luas dari publik, khususnya terkait sistem kerja serta perlindungan terhadap tenaga medis muda di lingkungan rumah sakit.

Berbagai kalangan menyoroti pentingnya evaluasi sistem pendidikan dokter spesialis yang selama ini dinilai kerap mengabaikan kesehatan fisik dan mental para pesertanya.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan beban kerja berlebih yang diduga menjadi penyebab dr. Myta jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung