Berita, Internasional

[BREAKING NEWS] Penembakan Mengguncang Acara White House Correspondents, Trump Dievakuasi dan Petugas Keamanan Tertembak

Repelita.net

26 April 2026 13:19 WIB • 1,042 view

[BREAKING NEWS] Penembakan Mengguncang Acara White House Correspondents, Trump Dievakuasi dan Petugas Keamanan Tertembak
Foto: Istimewa

Repelita Washington - Sebuah insiden penembakan terjadi ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump tengah menghadiri acara tahunan di Washington Hilton.

Akibat peristiwa tersebut, Trump langsung dievakuasi dari lokasi jamuan makan malam "White House Correspondents" di Washington pada Sabtu (25/4) malam waktu setempat.

ADVERTISEMENT

Seorang petugas keamanan juga menjadi korban tembakan dalam insiden yang mengguncang acara bergengsi tersebut.

Dalam konferensi pers yang digelar seusai kejadian, Trump menyatakan bahwa petugas yang tertembak berhasil selamat karena mengenakan rompi antipeluru berkualitas sangat baik.

Pelaku melepaskan tembakan dari jarak yang sangat dekat dengan menggunakan senjata api berkaliber besar, namun rompi antipeluru tersebut mampu menahan proyektil.

"Saya baru saja berbicara dengannya, dan kondisinya sangat baik," ujar Trump seraya menambahkan keterangannya tentang petugas yang selamat.

Presiden Amerika Serikat itu juga mengungkapkan bahwa pelaku pembawa beberapa senjata api saat melancarkan aksinya.

Berdasarkan keterangan Trump, pelaku diduga tinggal di daerah California dan digambarkan sebagai orang yang sakit secara mental.

Dakwaan terhadap pelaku akan segera diajukan oleh pihak berwenang dalam waktu dekat menurut pernyataan presiden.

Media lokal melaporkan bahwa tersangka telah diidentifikasi bernama Cole Thomas Allen (31) dan saat ini telah ditahan.

Trump menduga bahwa pelaku bertindak sendirian dalam melancarkan aksi penembakan di acara tahunan tersebut.

Ketika para wartawan bertanya apakah dirinya menjadi target utama, Trump menjawab, "Saya kira begitu."

Namun pertanyaan mengenai kemungkinan keterkaitan insiden ini dengan konflik Iran dijawab Trump dengan pernyataan hati-hati.

"Saya rasa tidak. Tapi kita tak pernah tahu," kata Trump menjawab pertanyaan tentang hubungan insiden dengan ketegangan bersama Iran.

Penjabat Jaksa Agung Todd Blanche menyatakan bahwa proses penyelidikan masih terus berlangsung secara intensif.

"Saya perkirakan dakwaan akan segera diajukan. Tuduhannya jelas, dan akan ada beberapa dakwaan terkait penembakan, kepemilikan senjata api, serta hal lain," jelas Blanche.

Direktur FBI Kash Patel mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan latar belakang tersangka secara menyeluruh dan komprehensif.

"Proses itu sudah dimulai … kami akan segera menganalisis semua bukti untuk memastikan keamanan negara ini," ujar Patel memberikan pernyataan resmi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung