Berita, Nasional

Bareskrim Gelar Perkara Ijazah Gibran PDIP dan PKS Buka Peluang Koalisi Gulirkan Hak Angket Pemakzulan

Repelita.net

27 October 2026 21:14 WIB • 126 view

Bareskrim Gelar Perkara Ijazah Gibran PDIP dan PKS Buka Peluang Koalisi Gulirkan Hak Angket Pemakzulan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Tekanan politik dan hukum terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait keabsahan dokumen akademisnya kini semakin menguat di ruang publik.

Persoalan administratif yang ramai disebut warganet sebagai skandal ijazah fiktif ini diproyeksikan bakal memicu gelombang pergerakan strategis berskala besar.

ADVERTISEMENT

Indikasi penguatan eskalasi tersebut mengemuka seiring adanya kesiapan dari kekuatan fraksi parlemen pemilik kursi terbesar untuk membuka ruang konsolidasi lintas sektor.

Langkah taktis kelembagaan ini dianalisis secara mendalam oleh jurnalis senior sekaligus pengamat politik nasional, Hersubeno Arief, pada Oktober 2026.

Melalui ulasan berkala di kanal YouTube Hersubeno Point, dirinya memaparkan adanya pergeseran peta kekuatan politik di tingkat legislatif dan yudisial.

Hersubeno Arief menjelaskan bahwa pimpinan teras partai berlambang banteng moncong putih secara terbuka telah menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi dengan fraksi oposisi.

"sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Hasto Kristianto menyatakan mereka itu siap berdialog dengan Partai Keadilan Sektor"

Di sisi lain, institusi penegak hukum dilaporkan telah melakukan pemanggilan berkala terhadap pihak pelapor guna melakukan pendalaman materi pokok perkara.

"Badan Reserse Kriminal Polri itu juga telah memanggil para pelapor kasus surat keterangan ijazah SMA atau yang sederajat milik Gibran Rakabumeraka bahkan telah melakukan gelar perkara"

Melalui forum koordinasi internal tersebut, otoritas penyidik akan menakar kelayakan pemenuhan unsur pidana untuk meningkatkan status pemeriksaan ke tahap penyidikan.

Hersubeno Arief menilai penetapan tersangka berpeluang besar dilakukan apabila proses hukum formal tersebut telah resmi dinaikkan ke tahapan penyidikan materiil.

"dan kalau sudah kemudian sampai levelnya penyidikan ya berarti sudah ada tersangkanya"

Adanya respons cepat dari aparat penegak hukum dipandang merefleksikan posisi baru institusi kepolisian di bawah kendali kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

"selama ini di bawah Jenderal Listiosikit Prabowo Polri itu menjadi The Guardian Angel malaikat penjaga Joko Widodo dan keluarganya atau ee ini e dinasti Solo"

Di tingkat parlemen, rencana dialog strategis antara dua fraksi besar dinilai memegang peranan krusial yang dapat menjungkirbalikkan konstelasi politik nasional.

"kami e membuka ruang untuk e dialog karena bagaimanapun juga keputusan Mahkamah Konstitusi terang benderang mengingatkan kepada kita bahwa melalui keputusan MK nomor 90 tahun 2023 itu adalah upaya sengaja abuse of power"

Rencana pengguliran hak angket kian mendekati pemenuhan syarat formil undang-undang karena potensi bertemunya kepentingan politik dari dua kekuatan fraksi berbeda.

"pd Perjuangan juga mendengarkan masukan-masukan dari para e guru besar yang juga sudah menyatakan sikapnya tentang pelanggaran etika yang sangat serius yang justru menjadi beban dari kepemimpinan Presiden Prabowo"

Berdasarkan aturan MD3, usulan penyelidikan parlemen sah diajukan minimal oleh 25 anggota legislatif yang bernaung di bawah lebih dari satu fraksi kepartaian.

Secara matematis gabungan kekuatan politik ini telah melampaui ambang batas administratif tersebut, meski eksekusinya tetap menunggu selesainya masa reses parlemen.

Masa reses anggota dewan sendiri dijadwalkan berlangsung sejak tanggal 9 Oktober hingga berakhir pada 9 November 2026 mendatang.

Jika proses hukum dan manuver politik di DPR berjalan beriringan, situasi ini diprediksi akan menjadi badai politik besar yang mengguncang trah Istana Solo(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung