Berita, Nasional

Antisipasi Dampak Pangkas Ekspor Gas Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Cari Pasokan BBM Baru Ke China Dan India

Repelita.net

26 October 2026 20:32 WIB • 84 view

Antisipasi Dampak Pangkas Ekspor Gas Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Cari Pasokan BBM Baru Ke China Dan India
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Langkah taktis mulai dijalankan otoritas sektor energi dalam negeri untuk memperluas jaringan pasokan komoditas bahan bakar minyak guna menekan ketergantungan dari satu kawasan logistik saja pada hari Senin tanggal dua puluh enam Oktober tahun dua ribu dua pukul enam.

ADVERTISEMENT

Upaya pencarian alternatif rantai pasok global ini dilakukan sebagai respons atas dinamika pemotongan volume perdagangan gas antaranegara tetangga.

Langkah perluasan mitigasi risiko energi ini mencuat pascaputusan sepihak Indonesia memangkas alokasi penjualan gas ke Singapura sebesar delapan persen dari total volume pengapalan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengonfirmasi rencana penjajakan ke sejumlah negara produsen minyak mentah terbesar di benua Asia.

Keputusan tersebut didasari atas data kalkulasi internal yang memperlihatkan dominasi impor bahan bakar minyak nasional sebesar lima puluh empat hingga lima puluh sembilan persen masih dikuasai oleh Singapura.

Ia memaparkan agenda diplomasi ekonominya di ibu kota secara terbuka melalui pernyataan resmi di hadapan wartawan.

Bahlil Lahadalia menyatakan, "Indonesia juga tahu bahwa kita mengimpor BBM RON 90 dari negara tetangga dan mulai besok saya akan berangkat ke beberapa negara termasuk India, Cina, dan beberapa negara untuk saya mendapatkan kepastian pasokan,".

Pihak kementerian memastikan bahwa seluruh dampak turunan dari kebijakan pembatasan energi ini telah diperhitungkan secara matang oleh tim ahli.

Langkah ini termasuk kesiapan apabila negara mitra dagang melakukan aksi balasan berupa pengurangan distribusi pasokan bahan bakar minyak beroktan sembilan puluh ke Indonesia.

Ia menambahkan pembelaan logisnya terkait strategi pertahanan komoditas tersebut dengan berujar, "Kita sebelum melangkah, tidak mungkin tidak mempertimbangkan atau memperhitungkan semuanya. Sudah. Kalau di sektor energi kita sudah saya pertimbangkan semuanya,".

Di tengah bergulirnya rencana penjajakan kontrak baru tersebut, pihak otoritas menjamin volume ketersediaan bahan bakar jenis Pertalite di stasiun pengisian masih berada di batas aman.

Masyarakat juga diimbau tidak panik ketersediaan pasokan domestik karena kebijakan penyesuaian tarif subsidi dipastikan tidak akan terjadi hingga pergantian tahun.

Menteri ESDM menegaskan komitmen tersebut merupakan instruksi langsung dari kepala negara guna menjaga stabilitas daya beli masyarakat kelas pekerja.

Ia menutup konferensi pers tersebut dengan memberikan jaminan kepastian hukum serta ketahanan stok energi jangka panjang.

Ia menegaskan, "Insyaallah saya akan berikan jaminan atas arahan dan perintah Presiden Prabowo, bahwa cadangan BBM kita dalam standar minimum nasional, harga tidak akan naik untuk BBM subsidi. Saya diperintahkan untuk mencari kontrak jangka panjang,".(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung