Berita, Nasional

Amien Rais Sebut Presiden Hingga Kepala Daerah Thingak-Thinguk Saksikan SDA Indonesia Dikuras Habis

Repelita.net

16 August 2026 22:28 WIB • 458 view

Amien Rais Sebut Presiden Hingga Kepala Daerah Thingak-Thinguk Saksikan SDA Indonesia Dikuras Habis
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Peringatan hari kemerdekaan nasional dimanfaatkan oleh tokoh politik senior untuk melontarkan kritik keras terhadap kebijakan pengelolaan kekayaan alam dalam negeri.

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, mengecam praktik pengurasan sumber daya mineral nusantara yang terus berlangsung secara masif tanpa hambatan berarti.

ADVERTISEMENT

Ia menilai rezim pemerintahan saat ini seolah bersikap pasif menyaksikan gelontoran aset kekayaan bumi dikeruk dan diekspor secara terus-menerus keluar negeri.

“Lihatlah ibu-ibu dan bapak-bapak, bagaimana natural resources kita, sumber daya alam kita itu diangkut ke luar negeri siang, malam, sore, pagi, tiap hari tanpa ada yang melarang, tanpa ada yang menghentikan,” ujar Amien, dikutip dari kanal YouTube Amien Rais Official, Sabtu (15/8/2026).

Kelambanan dalam mengambil langkah proteksi tersebut dinilai tidak hanya melibatkan pemerintah pusat, melainkan juga jajaran pimpinan daerah di berbagai tingkat wilayah.

“Karena apa? Gubernurnya, bupatinya, walikotanya, dan presidennya memang hanya thingak-thinguk. Sudah tahu, tapi begini terus,” kata Amien.

Usia kemerdekaan negara yang telah mencapai delapan dekade lebih dipandang masih menyisakan pekerjaan rumah besar terkait kedaulatan ekonomi rakyat.

“Bahwa kita ini sudah merdeka 81 tahun, tapi kita tetap belum berdaulat ya. Are you free? Yes, we are already free. But are you sovereign? Apa kamu berdaulat? Jawabannya not yet. Belum,” ujar Amien.

Cengkraman kuat kelompok oligarki serta jaringan mafia ekonomi disebut menjadi penghalang utama bagi tercapainya kemandirian bangsa yang seutuhnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung