Berita, Nasional

Akbar Faizal Kritik Aksi Blusukan Wapres Gibran Serta Sarankan Evaluasi Kinerja Menteri Kabinet

Repelita.net

11 September 2026 19:36 WIB • 392 view

Akbar Faizal Kritik Aksi Blusukan Wapres Gibran Serta Sarankan Evaluasi Kinerja Menteri Kabinet
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Politikus sekaligus mantan jurnalis Akbar Faizal menyampaikan pandangan kritis serta saran konstruktif kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait aksi peninjauan lapangan yang dilakukan.

Melalui cuitan di akun media sosial X pribadinya yang diunggah pada hari Jumat tanggal 11 September 2026, ia menyoroti momen ketika Gibran mendatangi lokasi antrean panjang pengisian bahan bakar minyak di Pertamina.

ADVERTISEMENT

Menurut penilaiannya, tindakan turun langsung ke lapangan semacam itu dinilai tidak memberikan solusi substantif dan justru menyerupai gaya politik sang ayah, Joko Widodo, saat masih memegang kepemimpinan tertinggi negara.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa figur dengan latar belakang generasi milenial seharusnya mampu menerapkan metode penyelesaian masalah yang lebih strategis dan sistematis.

Melalui akun X pribadinya @gibran_tweet , ia secara terbuka menuliskan pesan agar aksi peninjauan tanpa agenda penyelesaian konkrit dihentikan.

"Kepada Sdr Wapres @gibran_tweet, berkunjung ke lokasi problem spt dalam video ini sama sekali tak membantu," tulis Akbar Faizal.

"Ini gaya politiknya Bapakmu. Anda khan milenial," ungkapnya menambahkan dalam cuitan yang sama.

Sebagai solusi konkret, ia menyarankan agar Gibran memanggil jajaran menteri serta pejabat tinggi negara terkait untuk membedah akar permasalahan secara mendalam.

Pejabat yang dimaksud meliputi Menteri @KementerianESDM , Kapolri, serta Menteri @KemenkeuRI

beserta kementerian atau lembaga terkait lainnya.

Ia meminta agar wakil presiden aktif mempertanyakan penyebab berulangnya kendala tersebut, mencari jalan keluar, hingga menetapkan pihak yang bertanggung jawab secara jelas.

Langkah taktis berikutnya mencakup penyusunan skenario penanganan jangka pendek yang dibarengi dengan perancangan strategi jangka menengah serta panjang untuk dilaporkan langsung kepada presiden.

Segala tahapan penanganan itu juga harus dikawal secara ketat guna memastikan efektivitas kebijakan serta merespons cepat keluhan masyarakat yang semakin terbebani.

Di samping itu, ia memandang momentum krisis di lapangan ini dapat dimanfaatkan secara jitu oleh Gibran untuk mengukur kinerja nyata para menteri kabinet.

Bahkan, ia tidak segan mendorong agar usulan pergantian menteri yang dinilai tidak bekerja optimal dapat segera disampaikan kepada presiden demi kebaikan bersama.

Di penghujung pesannya, ia mengingatkan bahwa kunjungan seremonial tanpa arah penyelesaian yang jelas dikhawatirkan hanya sekadar menyenangkan kelompok pendukung tertentu. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung