Berita, Nasional

Adi Prayitno Sebut Kontroversi Ade Armando Bebani Elektabilitas PSI

Repelita.net

07 May 2026 15:18 WIB • 727 view

Adi Prayitno Sebut Kontroversi Ade Armando Bebani Elektabilitas PSI
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Langkah Ade Armando meninggalkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi sorotan tajam dari Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno.

Adi menilai bahwa berbagai pernyataan yang dilontarkan Ade belakangan ini kerap memicu perdebatan panas di tengah masyarakat dan dinilai berisiko mengganggu elektabilitas partai besutan Kaesang Pangarep tersebut.

ADVERTISEMENT

“Ini pelajaran penting bahwa setiap pernyataan yang beririsan tebal dengan isu agama atau isu identitas, ini sesuatu yang ngeri-ngeri sedap, tentu sangat sensitif,” kata Adi melalui kanal Youtube miliknya pada Kamis, 7 Mei 2026.

Menurut pengamat politik itu, isu-isu sensitif semacam itu dapat memicu efek bola salju atau snowball effect yang dampaknya menyebar luas ke berbagai arah, tak terkecuali terhadap citra politik partai yang dinaungi tokoh bersangkutan.

Adi menilai bahwa manuver dan kontroversi yang kerap ditimbulkan oleh Ade Armando berpotensi besar mempengaruhi citra PSI di mata publik.

Hal ini terutama krusial mengingat PSI saat ini tengah berupaya keras memperkokoh basis dukungan agar dapat menembus ambang batas parlemen pada Pemilu mendatang.

Karena itulah, Adi menduga bahwa pihak PSI juga tengah melakukan perhitungan matang terkait dampak politik serta efek negatif apabila nama Ade Armando terus melekat dengan partai berlambang mawar tersebut.

“Sepertinya PSI juga sedang menghitung kalkulasi dan efek negatifnya jika Ade Armando terus bersama dengan PSI,” tambah Adi.

Ia pun mengingatkan agar isu-isu sensitif yang menyangkut agama maupun identitas jangan sampai dijadikan konsumsi publik secara serampangan karena berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Maka sekali lagi, berbicara hal-hal yang sifatnya sensitif seperti ras itu adalah konsumsi yang sifatnya private,” pungkas Adi Prayitno.

Sebagai informasi, Ade Armando memutuskan mundur dari PSI setelah mengaku kerap menjadi bulan-bulanan kritik dan serangan publik akibat berbagai pernyataan yang ia lontarkan.

Belakangan, Ade juga dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh aliansi 40 organisasi kemasyarakatan Islam terkait dugaan provokasi terhadap ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung