Berita, Nasional

Abraham Samad Ngamuk di TV: Rismon Itu Anak Kemarin, Ngapain Saya Minta Maaf?

Repelita.net

07 May 2026 15:33 WIB • 816 view

Abraham Samad Ngamuk di TV:  Rismon Itu Anak Kemarin, Ngapain Saya Minta Maaf?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Suasana program Rakyat Bersuara di sebuah stasiun televisi mendadak memanas ketika mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad melontarkan reaksi keras terhadap pernyataan Rismon Sianipar yang menyeret namanya dalam polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo .

Dalam dialog yang dipandu jurnalis Aiman Wicaksono itu, Abraham tampil dengan nada tinggi sejak awal dan membantah keras tudingan bahwa dirinya pernah meminta maaf kepada Rismon .

ADVERTISEMENT

"Yang disampaikan Rismon itu sama sekali tidak berdasar, tidak benar, dan itu bohong besar," kata Abraham tegas di hadapan para penonton studio .

Nada suara tokoh asal Makassar itu terus meninggi. Ia bahkan mempertanyakan relevansinya harus meminta maaf kepada sosok yang disebutnya "anak kemarin" .

"Rismon itu kan anak kemarin. Salah saya apa sama Rismon sehingga saya harus minta maaf?" ucapnya sambil disambut sorakan penonton di lokasi syuting .

Abraham juga membantah tudingan bahwa dirinya mengarahkan atau menyuruh pihak lain, termasuk nama Aka dan Gafur, dalam dinamika polemik yang terus berkembang .

"Memangnya Aka dan Gafur itu anak kecil yang bisa disuruh-suruh?" katanya menangkis tuduhan yang dinilainya tidak logis .

Tak berhenti di situ, Abraham ikut menepis narasi bahwa kritiknya terhadap Jokowi dilandasi rasa kecewa politik karena gagal menjadi calon wakil presiden pada Pilpres 2014 .

Ia menyebut isu itu sengaja dimainkan untuk membangun opini seolah dirinya memiliki dendam pribadi terhadap mantan presiden tersebut .

Meski demikian, Abraham tidak menampik bahwa namanya memang pernah masuk dalam pembicaraan politik nasional saat Pilpres 2014 .

Ia bahkan menyebut hal itu tertulis dalam buku karya Profesor Marcus Mietzner dari Australian National University .

"Kalau mau tahu ceritanya, sudah ada di buku Prof. Marcus Mietzner. Semua dijelaskan di situ," ujarnya .

Abraham menegaskan dirinya tidak memiliki persoalan pribadi dengan Jokowi. Ia bahkan mengaku pernah diundang langsung menghadiri pernikahan Kaesang Pangarep di Solo .

"Saya ditelepon dua kali dari istana untuk hadir. Karena menghargai undangan itu, saya datang bersama anak saya," katanya .

Abraham mengaku heran dirinya kini dikaitkan dengan kemarahan personal terhadap Jokowi. Baginya, kritik terhadap kekuasaan tidak otomatis berarti konflik pribadi .

"Kalau saya marah, marahnya relevansinya apa?" katanya di akhir pernyataannya .

Potongan kalimat bernada tinggi serta sindiran personal membuat perdebatan itu cepat menyebar di media sosial .

Nama Abraham Samad kembali menjadi sorotan publik, terutama setelah ucapannya soal "anak kemarin" viral dan memantik perdebatan baru di ruang digital .(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung