Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Yahudi Ortodoks Brooklyn Bakar Bendera Israel Sebagai Bentuk Protes Anti-Zionisme

Repelita.net

23 October 2026 00:26 WIB • 86 view

[VIRAL] Yahudi Ortodoks Brooklyn Bakar Bendera Israel Sebagai Bentuk Protes Anti-Zionisme
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Rekaman video aksi unjuk rasa sebuah kelompok keagamaan yang menentang kebijakan politik luar negeri suatu negara kembali menjadi perbincangan hangat di platform digital pada tanggal 22 Oktober 2026.

Tindakan pembakaran simbol negara tersebut dilakukan secara terbuka di tengah perayaan hari besar keagamaan mereka.

ADVERTISEMENT

Langkah ini sengaja dipublikasikan untuk menunjukkan eksistensi kelompok masyarakat yang menolak paham ideologi tertentu di wilayah tersebut.

Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @yopienoorrais yang menjelaskan latar belakang protes komunal tersebut, "Yahudi Ortodoks di South Williamsburg, Brooklyn, membakar bendera Israel saat Purim, dengan teks overlay yang menyebutkan lokasi dan hari raya tersebut. Akun @voiceofrabbis, bagian dari kelompok "Jews United Against Zionism", membagikan video ini untuk menekankan penolakan sebagian Yahudi terhadap Israel dan Zionisme yang jarang muncul di media mainstream. Video tersebut rekaman lama dari protes rutin komunitas anti-Zionis Ortodoks.".

Unggahan yang memperlihatkan perbedaan pandangan politik di internal komunitas keagamaan global ini langsung memicu beragam reaksi.

Tanggapan mengenai pelabelan negatif terhadap kelompok pembela kemanusiaan disuarakan oleh warganen luar negeri.

Pernyataan retoris ditulis oleh akun @latifaouadah yang menyatakan, "El là on les accuse d'anti sémite ??? Non ! Juste anti sionsion".

Sentimen ketidakpercayaan terhadap pergerakan politik kelompok tersebut juga turut mewarnai perdebatan digital di kolom komentar.

Komentar bernada sangsi disampaikan oleh akun @wolf.650790 yang menuliskan, "Лично я им некогда не доверяю!!!".

Fenomena perbedaan sikap di ruang siber ini memperlihatkan betapa dinamisnya isu geopolitik di mata masyarakat internasional.

Hingga kini rekaman aksi penolakan tersebut masih terus dibagikan dan menuai atensi luas dari berbagai pengguna jejaring sosial.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung