Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Ucapan Aldi Taher ‘Semua Burger Milik Allah’, Ternyata Sejalan dengan Konsep Tauhid dan Istikhlaf

Repelita.net

03 April 2026 22:06 WIB • 1,137 view

[VIRAL] Ucapan Aldi Taher ‘Semua Burger Milik Allah’, Ternyata Sejalan dengan Konsep Tauhid dan Istikhlaf
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sosok Aldi Taher kembali mencuri perhatian publik melalui bisnis kulinernya Aldi's Burger dengan melontarkan jargon yang viral: semua burger milik Allah.

Meskipun terdengar nyeleneh di telinga sebagian orang, kalimat ini ternyata selaras dengan prinsip-prinsip dasar yang diajarkan dalam agama Islam.

ADVERTISEMENT

Menurut ikhbar.com, dalam Islam prinsip utama yang diajarkan adalah bahwa manusia tidak memiliki apa pun secara mutlak karena segala sesuatu di alam semesta adalah milik Sang Pencipta.

Firman Allah dalam QS Al-Maidah ayat 120 menegaskan bahwa milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada di dalamnya dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Artinya burger, harta, jabatan, hingga apa pun yang dimiliki manusia hanyalah bersifat titipan atau amanat sementara.

Manusia dalam pandangan Islam hanya berperan sebagai pengelola atau istikhlaf yang bertanggung jawab kepada Pemilik sejati.

Meskipun semua milik Allah, manusia tetap wajib berusaha atau berikhtiar dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dalam akidah Ahlussunnah wal Jamaah dikenal konsep Al-Kasb di mana manusia bertanggung jawab penuh atas pilihan dan perbuatannya.

QS As-Saffat ayat 96 menjelaskan bahwa Allah-lah yang menciptakan manusia dan apa yang mereka perbuat.

Ayat ini menjelaskan bahwa meskipun Allah yang menciptakan segala perbuatan, manusialah yang memilih untuk melakukannya.

Maka hasil dari usaha dagang atau bisnis apa pun tetap menjadi tanggung jawab personal masing-masing individu.

Jargon ini juga mengajarkan umat Islam untuk tidak terlalu terikat secara emosional pada hasil atau dalam istilah psikologi disebut attachment.

Imam Ibnu Athaillah As-Sakandari dalam kitab Al-Hikam mengingatkan bahwa kesungguhan seseorang pada sesuatu yang telah dijamin rezekinya serta kelalaian pada apa yang dituntut darinya adalah tanda butanya mata hati.

Rezeki setiap manusia sesungguhnya sudah diatur oleh Allah sejak awal, sementara yang dituntut dari kita hanyalah usaha yang jujur dan ikhlas.

Rasulullah SAW bersabda dalam HR Tirmidzi bahwa seandainya umatnya bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya mereka akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki.

Inti dari pesan semua burger milik Allah adalah mengajak manusia untuk menjalani usaha dengan sungguh-sungguh tanpa merasa paling memiliki.

Dengan mentalitas seperti ini seorang Muslim akan tetap merasa tenang saat mengalami kerugian dan tidak akan sombong ketika mendapatkan keuntungan.

Karena pada akhirnya semua brand, semua istri, dan semua suami adalah milik Allah, maka sesama manusia wajib saling berbuat baik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung