Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Televisi Taiwan Soroti Politik Indonesia, Netizen Mengaku Malu dan Sindir Pemerintah

Repelita.net

19 August 2026 13:10 WIB • 520 view

[VIRAL] Televisi Taiwan Soroti Politik Indonesia, Netizen Mengaku Malu dan Sindir Pemerintah
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan media asing terhadap dinamika politik Indonesia kembali memicu perbincangan hangat di kalangan warganet. Isu tersebut menjadi perbincangan publik setelah diunggah oleh akun @capllt.weiss pada tanggal 18 Agustus 2026.

Pemilik akun menyindir cibiran sebagian pihak yang kerap memberi label negatif pada pemberitaan luar negeri terkait kondisi di tanah air.

ADVERTISEMENT

""Bahkan TV nasional Taiwan pun jadi antek Soros." Kata buzzerp Duh malunyaaa, mungkin saking di Taiwan jarang ada kasus korupsi jadi TV news mereka malah gibahin negara luar 🥲" tulis akun @capllt.weiss dalam narasi unggahannya.

Sontak fenomena pemberitaan televisi asing itu mengundang berbagai komentar rasa malu hingga sindiran dari para pengguna media sosial.

"Q di taiwan. Tiap hari pasienku lbh suka nonton acara debat politik. Tiap hari dia sll bilang: kasihan, ya, kamu. Yg sabar, ya. Jangan balik ke indo, di sini saja kerja cari uang. Ajak keluargamu ke sini." tulis akun loveweedee.

"Berita nya udah sampai sini ternyata , So tomorrow, I’ll have to explain it to my Taiwanese colleagues and professors. 😢" ungkapan akun fauzirahman914.

"The real antek-antek aseng" sebut akun luckee0017.

"Menunggu komentar ngatain Kakak Penyiar Taiwannya "Anak Abah"." kata akun danangauditr.

"malu ih diberitain diberbagai negara 😭 tapi bukan prestasi" komentar akun iramaulia_lawyer.

"Go internasional wowo😁🤣" sindir akun lumbansiantar_15.

"Taiwan ini pasti : 1. Heeeeeey anteqh anteqh asheeeng ! 2. Londo Ireng 3. Anak abah" tulis akun setyasetya.

"Dijabarinnya lumayan lengkap pula🥲" tutup akun sarahprinita.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung