Berita, Timur Tengah

[VIRAL] Prof Jiang Sebut Pasokan Minyak Dunia Terancam Habis di Pertengahan April

Repelita.net

07 April 2026 23:17 WIB • 1,039 view

[VIRAL] Prof Jiang Sebut Pasokan Minyak Dunia Terancam Habis di Pertengahan April
Foto: Istimewa

Repelita Beijing - Nama Profesor Jiang Xueqin kembali viral di media sosial setelah videonya yang menyebut bahwa pasokan minyak dunia terancam habis pada pertengahan April akibat konflik Iran dan Amerika Serikat.

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Prof. Jiang Lectures, ia mengutip perkiraan lembaga keuangan JP Morgan bahwa dunia bisa kehabisan minyak jika perang terus berlanjut.

ADVERTISEMENT

“Bahkan JP Morgan pernah memperkirakan, pada pertengahan April dunia bisa kehabisan minyak. Ini jelas jadi bencana global,” kata dia dalam video tersebut dikutip pada Selasa (6/4/2026).

Jiang menjelaskan bahwa sekitar 20 persen minyak dunia berasal dari Timur Tengah, dengan Jepang menggantungkan 75 persen kebutuhannya dari kawasan tersebut.

Ancaman habisnya pasokan minyak ini terjadi sejak Iran menutup Selat Hormuz pada 28 Februari lalu sebagai buntut serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat.

Ia memperingatkan bahwa jika perang terus berlanjut hingga melibatkan pasukan darat, pasokan minyak dari Timur Tengah bisa runtuh total.

Dampak kelangkaan ini tidak hanya terbatas pada energi, tetapi juga akan meluas ke sektor pangan dan teknologi.

Bahan-bahan seperti fosfat, amonium, sulfur, dan urea yang digunakan sebagai pupuk juga akan terganggu pasokannya.

Akibatnya, negara-negara di dunia bukan hanya kekurangan energi, tetapi juga bisa mengalami krisis pangan.

Selain itu, helium dan sulfur yang dipakai dalam produksi semikonduktor untuk pengembangan AI juga ikut terdampak.

“Jadi, perang di Timur Tengah ini sebenarnya berdampak ke hampir seluruh aspek ekonomi modern. Kalau terus berlanjut, ekonomi global bisa runtuh,” kata Jiang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung