Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Pidato Prabowo Soal Gaji Guru Naik 300 Persen Revisi Jadi Hakim, Warganet: Gaji Naik Cuman Beberapa Detik

Repelita.net

20 May 2026 19:55 WIB • 1,152 view

[VIRAL] Pidato Prabowo Soal Gaji Guru Naik 300 Persen Revisi Jadi Hakim, Warganet: Gaji Naik Cuman Beberapa Detik
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Potongan dokumentasi pidato kenegaraan Kepala Negara RI dalam forum rapat paripurna di Kompleks Parlemen Senayan pada hari Rabu tanggal dua puluh Mei dua ribu dua puluh enam mendadak viral di berbagai jejaring sosial digital.

Pemimpin nasional sempat melontarkan pernyataan mengenai adanya lonjakan drastis pada komponen upah tenaga pendidik di tanah air yang diestimasikan menyentuh angka beberapa kali lipat dari nominal sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Akan tetapi, beberapa detik berselang sang presiden langsung menyadari adanya kekeliruan penyebutan nomenklatur profesi dan segera memberikan ralat bahwa insentif kesejahteraan tersebut sejatinya dialokasikan bagi korps peradilan.

Pihak kepala negara langsung memperbaharui redaksi bicaranya di atas mimbar dengan berujar "Karena itu pemerintah saya telah menaikkan gaji-gaji guru, ada yang sampai hampir 300 persen, naiknya penghasilan guru-guru, eh (maksudnya) hakim-hakim kita, maaf, hakim," secara langsung.

Kekeliruan pengucapan data substantif tersebut seketika memicu gelombang respons jenaka serta menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan netizen pada platform microblogging X sepanjang hari ini.

Seorang pengguna media sosial merekam momen unik tersebut lalu menyebarkannya ke ranah publik digital dengan menyertakan cuitan tertulis berupa "Ketika guru-guru dinaikkan gajinya hingga 300% tapi cuma beberapa detik," tanpa ada perubahan teks.

Warganet lain turut mengekspresikan pandangan kritis mengenai harapan para tenaga pendidik terhadap realisasi janji politik peningkatan taraf hidup serta perluasan kuota pengangkatan pegawai negeri sipil daerah.

Opini kekecewaan tersebut dituangkan secara bebas oleh pengguna internet melalui tulisan "Tapi banyak guru milih dia soalnya dijanjikan akan dikasih gaji lebih banyak, dibanyakin peluang jadi PNS dan PPPK. Nggak taunya kena prank," di laman pribadinya.

Keriuhan opini di jagat maya terus bergulir pasca insiden salah ucap tersebut dengan munculnya berbagai narasi pendek dari publik siber yang menyuarakan kalimat ringkas berupa "guru kena prank," dalam kolom interaksi.

Terlepas dari dinamika salah ucap tersebut, pimpinan eksekutif mengklaim bahwa standar upah aparatur hukum di Indonesia saat ini menduduki posisi tertinggi bila dibandingkan dengan dua yurisdiksi negara tetangga di Asia Tenggara.

Presiden menjabarkan rincian perbandingan data pendapatan korps kehakiman tersebut dengan menegaskan "Saya sekarang bangga karena laporan ketua Mahkamah Agung (MA) Ri lebih tinggi penghasilannya dari ketua MA Singapura, dan juga hakim paling junior kita gajinya lebih tinggi dari hakim junior di Malaysia," sebagai penutup sesi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung