Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Pasien BPJS Meninggal Usai Dihujat Oknum Nakes Akibat Curhat Tak Dapat Ruangan Rumah Sakit

Repelita.net

04 August 2026 23:13 WIB • 462 view

[VIRAL] Pasien BPJS Meninggal Usai Dihujat Oknum Nakes Akibat Curhat Tak Dapat Ruangan Rumah Sakit
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Jagat media sosial Threads dihebohkan dengan kabar duka wafatnya seorang pemuda bernama Yurizal Tri Chaerawan usai kesulitan memperoleh ruang perawatan medis di rumah sakit.

Melalui akun pribadi @yurizaltrich almarhum sempat membagikan pengalaman pahitnya saat terhambat memperoleh kamar rawat inap pada unggahan bertanggal 22 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

“8 jam belum dapat ruangan. Enggak mau spill RS-nya, soalnya gue pakai BPJS,” tulis Yurizal.

Sahabat almarhum yakni Firhan Arief menceritakan bahwa kondisi kesehatan Yurizal memburuk hingga memerlukan penanganan darurat di Instalasi Gawat Darurat.

Lewat akun @firhan_arief pada unggahan bertanggal 4 Agustus 2026 ia membeberkan perjuangan almarhum yang harus menunggu lama hingga ruang perawatan intensif penuh.

“Saya yang betul-betul mendampingi almarhum dari awal masuk IGD, nunggu CT Scan sampai 48 jam, dapat ruangan setelah 2 hari di IGD, bahkan ketika Almarhum mau masuk HCU ruangan penuh, akhirnya almarhum diberikan tindakan khusus di ruang ranap (rawat inap),” tulisnya.

Sayangnya keluh kesah yang diunggah Yurizal justru memancing deretan komentar pedas dan ejekan dari sejumlah pihak yang diduga berprofesi sebagai tenaga medis.

Salah satu tanggapan menohok datang dari akun @erudarahaadini milik dr Elda Putri Rahardini yang tercatat sebagai penerima beasiswa LPDP lulusan FK UGM pada unggahan bertanggal 26 Juli 2026.

“PP (profile picture) nya kayak orang have (orang kaya), tapi aslinya haven’t (orang miskin) kah? Haven’t some brain cells,” tulisnya.

Reaksi dingin tanpa empati juga dilayangkan oleh akun @bennychrstn yang menyudutkan posisi almarhum saat menanti ketersediaan kamar rumah sakit.

“Kalau full, mau dipindahkan ke mana? Mau di lantai? Enggak ada hubungannya sama BPJS atau enggak. BPJS yang pakai banyak, otomatis yang dirawat juga banyak, enggak cuma you sendiri. Kalau mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong. Ngeselin dah, nakes/RS bahkan pemerintah melalui BPJS berusaha bantuin, masyarakatnya malah gini,” tulis akun tersebut.

Cercaan dan kalimat kasar di kolom komentar diketahui sempat dibaca langsung oleh Yurizal di tengah kondisi fisiknya yang makin menurun.

“Almarhum menangis dan sedih lihat Threads ini. Almarhum capek, lelah, tapi saya enggak ada di sebelahnya jadi beliau luapkan rasa sedihnya di sini,” ungkap Firhan Arief.

Takdir berkata lain Yurizal akhirnya menghembuskan napas terakhir pada 31 Juli 2026 diduga akibat keterlambatan tindakan medis saat kondisi kritis.

Melalui akun /@hilperd kerabat almarhum mengonfirmasi kabar duka tersebut pada unggahan bertanggal 3 Agustus 2026 sembari memohon warganet menghentikan ujaran kebencian.

“Yurizal sender ini sepupu saya, sudah meninggal 31 Juli kemarin, karena terlambat ditanganin RS karena sudah gawat banget. Maafin sepupu saya kalau curhat gini di Threads, sebelumnya dia sakit enggak pernah cerita-certa ke mana, bahkan ke keluarga, apa-apa nyimpan sendiri. Sudah ya, jangan ada hate lagi di sini,” tulisnya. (*)


Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung