Berita, Nasional

[VIRAL] Pantas RUU Perampasan Aset Koruptor Tak Kunjung Tuntas Jadi Sorotan Warganet Atas Komitmen Pemerintah

Repelita.net

20 August 2026 00:34 WIB • 569 view

[VIRAL] Pantas RUU Perampasan Aset Koruptor Tak Kunjung Tuntas Jadi Sorotan Warganet Atas Komitmen Pemerintah
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan tajam mengenai lambannya pembahasan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor kembali mencuat di media sosial Threads usai diunggah oleh akun @indrawahyuyef pada 20 Agustus 2026. Unggahan tersebut menyuarakan kekecewaan publik atas komitmen regulasi pemberantasan korupsi di tanah air.

Keprihatinan atas tersendatnya pengesahan aturan hukum tersebut diungkapkan oleh pemilik akun Threads @indrawahyuyef dalam utasnya.

ADVERTISEMENT

"Pantesan bikin UU perampasan aset koruptor ga kelar2.. Kayanya sampai kiamat pun ga akan kelar..." tulis indrawahyuyef.

Kritik radikal berupa desakan pembubaran lembaga legislatif dilontarkan oleh pengguna Threads dengan akun @sahron_btr pada kolom komentar.

"575 Bubarkan karan sudah tidak ada yg benar" tulis sahron_btr.

Kekesalan atas perilaku penyelewengan uang negara oleh para pejabat disampaikan oleh pemilik akun Threads @mas_wigi_alma_tours.

"BANGGA AMAT JD BAGIAN DARI GARONG MALING BERDASI PEJABAT2 RAKUS NAUDZUBILAHIMINDZALIK BIADAB SEMUA" tulis mas_wigi_alma_tours.

Harapan perbaikan political will disampaikan pengguna Threads dengan akun @jainijaijeni melalui penyebutan figur pimpinan.

"Kita tunggu duet ARB dan KDM" tulis jainijaijeni.

Desakan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera mempercepat pembentukan payung hukum pemberantasan korupsi ditutup oleh tanggapan pemilik akun Threads @hanafmily_.

"Tolong pak Prabowo Subianto undang undang perampasan aset koruptor cepat cepat di sah kan supaya bisa merdeka Indonesia dan sejahtera rakyat Indonesia.udah banyak hutang di tambah lagi aparat dan pejabat pejabat pada maling uang rakyat" tulis hanafmily_.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok



View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung