Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Olok-Olok Korban Keracunan MBG Saat Live TikTok, Dua Pegawai SPPG Dipecat

Repelita.net

03 October 2026 19:03 WIB • 55 view

[VIRAL] Olok-Olok Korban Keracunan MBG Saat Live TikTok, Dua Pegawai SPPG Dipecat
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah rekaman video mendadak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform dunia maya setelah memperlihatkan tindakan kontroversial.

Dua orang pekerja yang bertugas pada fasilitas dapur penyedia makanan melakukan siaran langsung melalui aplikasi TikTok secara terbuka.

ADVERTISEMENT

Dalam tayangan digital tersebut, kedua oknum pekerja malah menertawakan serta memberikan komentar mengejek kepada para korban keracunan.

Peristiwa tidak terpuji itu langsung memicu gelombang kemarahan dari masyarakat luas yang memantau perkembangan kasus kesehatan tersebut.

Kasus bermula ketika puluhan anak sekolah mengalami gangguan pencernaan usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Insiden kesehatan massal yang menimpa para pelajar itu terjadi di wilayah Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Alih-alih menunjukkan empati kepada para korban, kedua pekerja dapur itu justru melontarkan candaan bernada meremehkan penderitaan siswa.

Berdasarkan rekaman yang disiarkan kanal YouTube Tribunnews, Jumat (2/10/2026), mereka menyinggung insiden sakit perut yang dialami anak-anak.

Nanti kalau ada MBG lagi, keracunan lagi. Sakit perut lagi? ke Puskesmas iya? Nanti dikasih telur ya biar enggak keracunan. Mau cucu apa? Cucu gantung? MBG beracun? Iya penerimanya beracun. Banyak kali pasti tuh yang keracunan.

Ujar kedua oknum pekerja tersebut saat asyik melakukan siaran langsung yang kemudian menuai kecaman keras warganet.

Mereka bahkan membandingkan reaksi para penerima bantuan makanan tatkala mendapati menu daging dengan sajian telur rebus.

Itu yang keracunan, kalau kalian dikasih daging, kalian diam-diam saja. Giliran ini dikasih telur, telur keracunan, bising kalian.

Tambah mereka dalam rekaman video yang dengan cepat menyebar luas dan menuai kecaman bertubi-tubi dari publik internet.

Gelombang protes yang masif membuat pihak pengelola segera mengambil tindakan tegas terhadap kedua pelaku yang merusak citra lembaga.

Badan Gizi Nasional wilayah Sumatera Utara akhirnya menjatuhkan sanksi pemecatan secara tidak hormat kepada kedua karyawan tersebut.

Keputusan tegas itu diambil menyusul maraknya kecaman publik atas perilaku tidak beretika yang ditunjukkan oleh para pekerja dapur.

Selain kehilangan pekerjaan, kedua oknum tersebut juga membuat video permohonan maaf terbuka guna meredam kemarahan masyarakat luas.

Di sini kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan candaan kami saat melakukan live TikTok terkait kejadian MBG yang terdampak susu basi.

Ungkap kedua pelaku penyesalannya dalam tayangan klarifikasi setelah video olok-olok mereka viral di tengah masyarakat.

Mereka menyadari bahwa posisi sebagai relawan seharusnya menuntut kepekaan tinggi serta menjaga perasaan para korban serta keluarga.

Kami berjanji akan lebih berhati-hati dalam berbicara, terutama saat menggunakan media sosial dan ketika sedang menjalankan tugas sebagai relawan.

Tambah mereka menutup pernyataan maaf agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung