Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Klaster Mewah Lapas Cibinong Mendadak Kosong Saat Menteri Imipas Sidak

Repelita.net

25 September 2026 19:26 WIB • 79 view

[VIRAL] Klaster Mewah Lapas Cibinong Mendadak Kosong Saat Menteri Imipas Sidak
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Unggahan akun Threads @vortiqdaily pada 25 September 2026 menyoroti hasil inspeksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto di Lapas Kelas IIA Cibinong.

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa sidak dilakukan setelah sebelumnya muncul temuan Ombudsman RI mengenai adanya "klaster mewah" di lingkungan lapas yang disebut memiliki fasilitas menyerupai apartemen atau homestay.

ADVERTISEMENT

Saat mendatangi lokasi bersama Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto, Agus Andrianto disebut hanya menemukan ruangan yang sudah dalam kondisi kosong.

Sejumlah furnitur premium dan pendingin udara yang sebelumnya terlihat dalam dokumentasi Ombudsman disebut telah dicopot dari lokasi.

Pihak lapas sebelumnya memberikan penjelasan bahwa fasilitas tersebut merupakan rumah dinas resmi yang berada di area asimilasi.

Dalam unggahan itu juga disebutkan adanya alasan bahwa sejumlah fasilitas tersebut "sedang diperbaiki karena rusak".

Namun, keberadaan fasilitas tersebut kembali menjadi sorotan karena sebelumnya petugas disebut sempat menghalangi tim Ombudsman ketika melakukan pemeriksaan awal di lokasi.

Unggahan @vortiqdaily juga menyebut adanya keterangan warga binaan yang mengaku membayar sejumlah uang untuk dapat menikmati fasilitas tersebut.

Menteri Imipas Agus Andrianto kemudian menyatakan akan mengambil tindakan apabila hasil investigasi membuktikan adanya keterlibatan atau kongkalikong di dalam kasus tersebut.

Sanksi yang disebutkan mencakup pencopotan jabatan hingga proses pidana terhadap oknum yang terbukti terlibat.

Kasus tersebut disebut menjadi salah satu ujian bagi Kementerian Imipas dalam melakukan pembenahan dan pengawasan terhadap pengelolaan lembaga pemasyarakatan.

Di kolom komentar, akun @rohimatikah menanggapi, "Kalo ini benar ada nya wajib di periksa kalapas nya".

Sementara itu, akun @zorajonas menulis, "Inilah gunanya koordinasi, zonkkkkk... ☺️".

Unggahan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di kalangan pengguna media sosial mengenai alasan fasilitas yang sebelumnya terlihat dalam dokumentasi Ombudsman kini sudah tidak berada di tempat saat pemeriksaan dilakukan.

Informasi mengenai kondisi sebenarnya dan dugaan pembayaran fasilitas tersebut tetap memerlukan pemeriksaan serta pembuktian melalui proses investigasi resmi agar tidak menimbulkan kesimpulan yang belum terverifikasi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung