Berita, Nasional

[VIRAL] Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Berlogo Kemhan, Ini Penjelasan Resmi Kementerian

Repelita.net

15 August 2026 20:22 WIB • 678 view

[VIRAL] Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Berlogo Kemhan, Ini Penjelasan Resmi Kementerian
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kapal pesiar ekspedisi J7 Explorer milik Andi Samsudin Arsyad atau Haji Isam mendadak menjadi perbincangan hangat publik di jejaring media sosial.

Hal ini dipicu oleh munculnya lambung kapal megah sepanjang 120 meter tersebut yang dipasangi simbol resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

Pihak Kemhan mengonfirmasi armada swasta milik Jhonlin Marine Transport itu difungsikan untuk menyokong operasi serta logistik program strategis nasional, utamanya akselerasi ketahanan pangan di Tanah Air.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyampaikan pemasangan logo tersebut menunjukkan operasional armada berada dalam kendali serta komando penugasan negara.

"Kapal digunakan untuk mendukung kegiatan dan mobilisasi kebutuhan program ketahanan pangan yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Wanam, Papua Selatan, serta wilayah Kalimantan dan Sumatera," kata Rico, Sabtu (15/8/2026).

Rico memastikan kepemilikan aset tetap berada pada pihak swasta.

Meski begitu, pengoperasian kapal dialihkan sepenuhnya untuk mendukung proyek swasembada pangan nasional.

Armada J7 Explorer selesai dirakit di Batam pada 2022.

Kapal berbobot 8.076 GT ini dibekali 25 kabin untuk 50 tamu, helipad, serta ruang akomodasi kru berkapasitas besar.

Bukan untuk pelesiran, pengusaha asal Kalimantan Selatan tersebut merombak kapal ini menjadi pangkalan terapung guna menunjang proyek cetak sawah raksasa di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Kondisi geografis Papua Selatan yang cukup terisolasi serta minim akses darat menjadikan peran kapal ini amat vital.

J7 Explorer dijadikan pusat kendali koordinasi, tempat tinggal sementara para ahli, hingga muara penyaluran logistik lapangan.

Langkah ini menjadi bagian dari mobilisasi sumber daya berskala besar yang dilakukan Haji Isam guna menindaklanjuti agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Untuk mempercepat pencapaian target di Merauke, ribuan unit alat berat beserta tenaga ahli mancanegara diboyong langsung ke lokasi.

"Sekitar 2.000 ekskavator didatangkan dari China. Selain itu, tenaga ahli dari China, Jepang, dan Eropa juga dilibatkan untuk mendukung pekerjaan di lapangan," ungkap Haji Isam dalam keterangan terpisah.

Ia menandaskan bahwa keikutsertaannya tidak semata-mata didasari pertimbangan bisnis semata, melainkan komitmen menjalankan tugas dari negara.

Agenda besar ini juga diproyeksikan bakal menyerap ribuan tenaga kerja lokal di tanah Papua.

Melalui penugasan anyar di Merauke, J7 Explorer resmi menanggalkan citranya sebagai sarana rekreasi mewah.

Kapal jumbo ini kini beroperasi penuh sebagai tulang punggung infrastruktur penunjang demi mewujudkan kemandirian pangan di kawasan Indonesia timur. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung