Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Gatot Nurmantyo Buka Suara soal Alasan Dicopot Jokowi dari Panglima TNI

Repelita.net

05 May 2026 14:55 WIB • 1,022 view

[VIRAL] Gatot Nurmantyo Buka Suara soal Alasan Dicopot Jokowi dari Panglima TNI
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah video berisi pengakuan mengejutkan dari mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, viral di media sosial setelah ia secara blak-blakan menceritakan alasan di balik pencopotan dirinya dari jabatan puncak militer tersebut.

Dalam pengakuan yang disampaikan saat berpidato di acara Milad ke-5 Partai Ummat pada Minggu, 3 Mei 2026, Gatot mengaku bahwa dirinya diberhentikan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, karena tidak mau mewujudkan permintaan khusus dari orang nomor satu saat itu.

ADVERTISEMENT

Gatot mengungkapkan bahwa Jokowi sempat meminta dirinya untuk menaikkan pangkat seorang perwira tinggi atau Pati TNI menjadi jenderal bintang tiga tanpa melalui prosedur standar yang berlaku di institusi militer.

Ia mengaku tidak peduli jika Jokowi nantinya akan marah besar mendengar pengakuannya yang dibuka lebar-lebar di depan publik dan kader Partai Ummat yang hadir saat itu.

Gatot kemudian menceritakan secara panjang lebar bahwa dirinya tidak langsung mengabulkan permintaan presiden tersebut, melainkan memilih untuk melakukan pengecekan rekam jejak terlebih dahulu terhadap Pati TNI yang hendak dinaikkan pangkatnya.

"Saya buka aja sekarang biar Pak Jokowi marah. Ketika Pak Jokowi minta, 'Pak Panglima ini tolong dong naikkan bintang tiga.' 'Oh, baik Pak, saya cek dulu Pak'," kata Gatot menirukan percakapannya kala itu dengan Jokowi.

Setelah melakukan pemeriksaan internal yang mendalam, Gatot kemudian memberikan sebuah lembaran atau berkas yang berisi catatan kesalahan kepada Pati TNI yang bersangkutan.

Menurut penuturan Gatot, Pati TNI yang dimaksud tersebut ternyata memiliki sejumlah pelanggaran dan kesalahan yang membuatnya tidak layak untuk mendapatkan promosi kenaikan pangkat.

Setelah mengetahui hasil pemeriksaan Gatot, sang Pati TNI kemudian melaporkan situasi ini kepada Jokowi sehingga Gatot pun dipanggil untuk menghadap dan dimintai klarifikasi oleh presiden.

Dalam pertemuan tersebut, Gatot menyebut bahwa Pati TNI yang bersangkutan masih merasa sangat nyaman menduduki posisinya yang sekarang tanpa harus dinaikkan pangkatnya terlebih dahulu.

Namun Jokowi tetap mendesak Gatot untuk menaikkan pangkat Pati TNI tersebut menjadi jenderal bintang tiga meskipun telah terbukti memiliki sejumlah kesalahan dalam catatan rekam jejaknya.

Gatot dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak akan menaikkan pangkat Pati TNI yang tidak layak tersebut karena akan melanggar kode etik dan prosedur yang berlaku di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Akhirnya, akibat sikap tegas dan keputusannya untuk tidak mengabulkan permintaan presiden, Gatot mengaku bahwa ia lantas diberhentikan secara hormat dari jabatannya sebagai Panglima TNI.

Pengakuan mantan Panglima TNI yang viral ini langsung menuai beragam reaksi dari publik, mulai dari yang mendukung sikap profesional Gatot hingga yang meragukan kebenaran dari cerita tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung