Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Beredar Vidio Ade Armando Bongkar Agenda Politik Keluarga Jokowi Melalui Safari Bersama Partai Solidaritas Indonesia

Repelita.net

22 May 2026 15:46 WIB • 905 view

[VIRAL] Beredar Vidio Ade Armando Bongkar Agenda Politik Keluarga Jokowi Melalui Safari Bersama Partai Solidaritas Indonesia
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Dinamika internal politik tanah air kembali memanas pasca hengkangnya akademisi sekaligus politisi Ade Armando dari keanggotaan Partai Solidaritas Indonesia yang dipicu oleh perselisihan tajam dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Langkah mengejutkan ini kemudian diikuti oleh manuver kritis dari mantan kader tersebut yang secara intensif mulai melancarkan berbagai sorotan tajam serta koreksi terbuka terhadap arah kebijakan partai berlambang mawar tersebut yang saat ini tengah berada di bawah nakhoda putra bungsu Presiden Joko Widodo yakni Kaesang Pangarep.

ADVERTISEMENT

Melalui saluran komunikasi digital Cokro TV, sang akademisi secara blak-blakan menguliti pergerakan politik kepala negara yang belakangan aktif melakukan kunjungan kerja keliling wilayah nusantara dengan turut menggandeng jajaran pengurus struktural partai tersebut.

Dirinya secara gamblang menengarai aksi turun ke lapangan yang dilakukan secara masif oleh sang kepala negara tidak lagi murni demi kepentingan pelayanan publik melainkan telah bergeser menjadi sebuah misi terselubung untuk memperkuat dinasti kekuasaan lewat agenda politik keluarga.

Sorotan tajam dari publik seolah mendapatkan pembenaran logis mengingat proses terpilihnya pucuk pimpinan partai yang dinilai sangat instan karena hanya memakan waktu dua hari pasca sang putra resmi mendaftarkan diri sebagai anggota biasa.

Fenomena ini kian diperparah oleh rentetan peristiwa hukum di tingkat mahkamah yang memuluskan jalan bagi putra sulung presiden untuk melenggang ke panggung kontestasi pemilihan presiden setelah adanya perombakan pada batas usia minimum kandidat.

Realitas sosiopolitik ini mengindikasikan adanya pengerahan energi serta sumber daya yang luar biasa dari sang kepala negara demi memastikan eksistensi serta kemenangan mutlak bagi entitas politik yang sedang dikomandoi oleh darah dagingnya sendiri.

Masyarakat sipil kini dipaksa menyaksikan bagaimana polarisasi opini publik terjadi di mana sebagian pihak menilai bahwa komitmen awal kepemimpinan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat telah sepenuhnya bias oleh kepentingan domestik.

Melalui sebuah unggahan di jejaring media sosial X yang dibagikan oleh akun @Anak__Ogi pada tanggal 21 Mei 2026, sebuah narasi kritis dilemparkan ke ruang publik guna membongkar pola pergerakan kekuasaan tersebut.

"Dibongkar Ade Armando. Jokowi keliling Indonesia dgn PSI cuma agenda politik keluarga. Anaknya jadi ketum cuma 2 hari bergabung. Anaknya jadi wapres stlh aturan diubah. Jokowi akan kerja keras unk partai anaknya. Sdh jelas Jokowi ada demi keluarganya, termul @DedynurPalakka dkk masih tipu rakyat dgn narasi Jokowi ada demi rakyat. Termul nya licik, yg percaya beleng."

Unggahan yang dengan cepat menyebar di dunia maya tersebut juga menyoroti adanya perubahan peta konflik di mana tekanan politik terhadap kubu mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla tampaknya mulai mengendur secara signifikan.

Fenomena mundurnya tekanan tersebut dibuktikan dengan absennya serangan verbal dari para fungsionaris partai dalam sepekan terakhir yang justru ditengarai berubah menjadi upaya diplomasi di balik layar guna mengajukan permohonan rekonsiliasi.

"Jokowi dan ternaknya salah pilih lawan. Pantas semingguan ini ga ada lagi kader PSI yg serang pak JK, bahkan kadernya ngemis2 minta ketemu pak JK, minta damai, termasuk @DedynurPalakka, ternyata Jokowi dan PSI sdh babak belur Krn serang JK dgn"

Melalui rangkaian fakta serta kesaksian yang terus mengemuka di ruang publik, peta kekuatan politik nasional kini dinilai sedang mengalami guncangan hebat akibat benturan kepentingan antara kelompok loyalis penguasa dengan kelompok kritis.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung