Repelita [Jakarta] - Sorotan publik mengenai kehadiran pemimpin negara di tengah situasi darurat kembali memicu gelombang kritik di jejaring sosial. Isu mengenai lambannya respons pimpinan nasional pascadampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur tersebut diunggah oleh akun @arisaaori pada tanggal 19 Agustus 2026.
Pemilik akun membandingkan penanganan bencana masa lalu dengan lambatnya tindakan pemerintah saat ini yang dinilai minim empati.
ADVERTISEMENT
"Begini loh Pemimpin Negara tuh! "Bertindak cepat" Sekarang boro boro ke daerah bencana, konferensi pers pun ga ada. Sudah hari ke 4 pasca gempa 7.7SR, Presiden belum juga hadir menguatkan rakyatnya. (Dan dari video ini, jadi paham bukan.. inilah salah satu faktor pentingnya mempunyai Ibu Negara) Lekas pulih NTT🇮🇩" tulis akun @arisaaori dalam narasi unggahannya.
Sontak unggahan kritik tersebut langsung memancing beragam reaksi rasa haru hingga sindiran dari netizen di kolom komentar.
"Kok sy terharu yaa,liat ini🥹" tulis akun hajra.amar.
"Kan punya bapa negara, king maha raja seskab teddy bear🤣" sindir akun alam_aslama.
"Hanya pak Soeharto dan pak SBY yang punya empati dan simpati kepada rakyatnya" ungkap akun kuswan_indarto.
"Soal bencana 'selalu muncul di depan' ❗️🔥" tutup akun rinakawaa21.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads