Berita, Nasional

Tsunami Terdeteksi di 9 Daerah, Termasuk Sulsel

Repelita.net

15 August 2026 14:14 WIB • 630 view

Tsunami Terdeteksi di 9 Daerah, Termasuk Sulsel
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Fenomena gelombang tsunami terkonfirmasi telah menerjang sebanyak sembilan kawasan pesisir, yang mana salah satunya berada di wilayah Sulawesi Selatan.

Peristiwa ini terdeteksi pascagempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan lepas pantai Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

ADVERTISEMENT

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Gempa dan Tsunami Wilayah Makassar mencatat guncangan terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB.

Pusat gempa tersebut berada pada kedalaman 15 kilometer dan berjarak sekitar 30 kilometer di sebelah timur laut Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Getaran dari guncangan besar tersebut dilaporkan turut dirasakan cukup kuat oleh sebagian masyarakat yang berada di Kota Makassar.

Berdasarkan pemantauan kenaikan permukaan air laut, gelombang tsunami terdeteksi di sembilan daerah dengan rincian sebagai berikut:

  1. Sikka terdeteksi tsunami setinggi 0,19 meter pada pukul 05.03 WIB.
  2. Pelabuhan Kewapante Sikka terdeteksi tsunami setinggi 0,38 meter pada pukul 05.16 WIB.
  3. Flores Timur terdeteksi tsunami setinggi 0,25 meter pada pukul 05.24 WIB.
  4. Labuan Bajo terdeteksi tsunami setinggi 0,36 meter pada pukul 05.26 WIB.
  5. Maurole Ende terdeteksi tsunami setinggi 0,94 meter pada pukul 05.27 WIB.
  6. Dompu terdeteksi tsunami setinggi 0,17 meter pada pukul 05.29 WIB.
  7. Bakalang Alor terdeteksi tsunami setinggi 0,14 meter pada pukul 05.41 WIB.
  8. Baubau terdeteksi tsunami setinggi 0,30 meter pada pukul 05.47 WIB.
  9. Bulukumba terdeteksi tsunami setinggi 0,54 meter pada pukul 05.58 WIB.

Guna mengantisipasi dampak yang lebih fatal, pihak BMKG telah menerbitkan arahan evakuasi total kepada sejumlah pemerintah daerah yang masuk dalam area bahaya.

Penetapan status ancaman Siaga telah diberlakukan untuk kawasan Manggarai bagian utara dan Ngada bagian utara sejak pukul 05.02 WIB.

Langkah serupa juga diterapkan bagi Manggarai Barat bagian utara pada pukul 05.03 WIB dan kawasan Selayar pada pukul 05.04 WIB.

Wilayah Ende bagian utara serta Sikka bagian utara masing-masing berada dalam kondisi Siaga sejak pukul 05.05 WIB dan 05.13 WIB.

Sementara kawasan Jeneponto ditetapkan berstatus Siaga pada pukul 05.15 WIB, yang kemudian disusul oleh wilayah Bantaeng pada pukul 05.46 WIB. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung