Berita, Nasional

Trump Klaim Target Militer di Iran Hampir Selesai, Ancaman Bawa Iran Kembali ke Zaman Batu dalam 2-3 Minggu ke Depan

Repelita.net

02 April 2026 16:59 WIB • 1,169 view

Trump Klaim Target Militer di Iran Hampir Selesai, Ancaman Bawa Iran Kembali ke Zaman Batu dalam 2-3 Minggu ke Depan
Foto: Istimewa

Repelita Washington DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa target utama militer di wilayah Iran sudah mendekati garis finis dan unit tempur Amerika telah mencatatkan pencapaian luar biasa yang sangat menentukan dalam sebulan terakhir.

“Malam ini, saya senang mengatakan bahwa tujuan strategis inti ini hampir selesai,” katanya dalam pidato tentang Operasi Epic Fury pada Rabu (1/4/2026).

ADVERTISEMENT

Trump secara terbuka menyatakan niatnya untuk melumpuhkan infrastruktur dasar Iran hingga mengalami kemunduran peradaban yang sangat jauh dalam dua hingga tiga pekan ke depan.

“Kami akan menyerang mereka sangat keras dalam dua hingga tiga pekan ke depan. Kami akan membawa mereka kembali ke Zaman Batu, tempat mereka seharusnya berada,” kata Trump.

Pemerintah Amerika Serikat berjanji akan memberikan tekanan yang jauh lebih masif dalam waktu dekat kepada pihak lawan, dengan skenario penghancuran total dipersiapkan jika Teheran tidak menunjukkan tanda-tanda tunduk pada kepentingan keamanan nasional Amerika.

Sejak awal Operasi Epic Fury pada 28 Februari 2026, Trump menegaskan bahwa operasi akan terus berlanjut hingga tujuan tercapai.

“Sekarang, kami berada di jalur untuk segera menyelesaikan semua tujuan militer,” katanya.

Trump menekankan bahwa pengorbanan belasan anggota militer AS yang tewas dan ratusan lainnya yang terluka menjadi motivasi utama bagi pemerintah untuk menuntaskan misi secepat mungkin.

Meskipun kekuatan militer telah dikerahkan secara masif, pintu dialog diplomatik kabarnya masih diupayakan untuk tetap terbuka, namun Trump memperingatkan bahwa kegagalan dalam kesepakatan akan berujung pada pengrusakan sistem kelistrikan secara nasional di Iran.

Amerika Serikat selama ini sengaja menghindari serangan langsung terhadap sektor minyak yang menjadi jantung ekonomi Iran untuk memberikan satu kesempatan terakhir bagi pihak lawan berunding secara damai.

“Kami belum menyerang ladang minyak mereka, meski itu target paling mudah, karena itu tak memberi mereka peluang untuk bertahan. Namun, kami bisa menyerangnya dan itu akan hilang,” katanya.

Trump menyatakan bahwa ketergantungan AS terhadap pasokan energi yang melewati Selat Hormuz sudah tidak lagi menjadi masalah krusial karena negara yang dipimpinnya kini berada pada posisi aman secara energi.

“Bagian tersulit telah selesai. Ketika konflik ini berakhir, kami akan pergi,” pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung