Repelita Washington DC - Terungkap bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat sejumlah klaim yang tidak benar dan tanpa bukti terkait perang Iran dalam konferensi pers baru-baru ini.
Hasil pemeriksaan fakta oleh CNN Internasional pada Senin (6/4/2026) menunjukkan Trump mengulang klaim lama yang sudah lama dibantah soal dirinya pernah menyerukan pembunuhan Osama bin Laden.
ADVERTISEMENT
Faktanya, buku yang ditulis Trump pada tahun 2000 hanya menyebut bin Laden secara sekilas, sementara pemimpin Al-Qaeda itu tewas dalam operasi militer AS tahun 2011 yang diperintahkan Presiden Barack Obama.
Trump juga secara keliru menyatakan bahwa sebagian besar kerugian pesawat AS dalam konflik Iran disebabkan oleh tembakan dari pihak sendiri.
Padahal menurut CNN, beberapa pesawat justru ditembak jatuh oleh serangan Iran, termasuk F-15 dan A-10, sementara pesawat pengintai E-3 hancur dalam serangan terpisah.
Ia kembali mengklaim telah mengakhiri delapan perang, namun pernyataan ini tidak benar karena beberapa konflik bukanlah perang atau sebenarnya tidak benar-benar berakhir.
Trump juga mengulang tuduhan tanpa bukti bahwa pemimpin Venezuela Nicolas Maduro mengirim narapidana ke AS, yang menurut para ahli tidak memiliki bukti mendukung.
Ia melebih-lebihkan jumlah pasukan AS di Korea Selatan serta menyampaikan klaim keliru bahwa mantan Wakil Presiden Kamala Harris tidak pernah mengunjungi perbatasan AS-Meksiko.
CNN menambahkan bahwa beberapa pernyataan lain dari Trump juga tidak dapat diverifikasi secara independen oleh pihak manapun.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok