Berita, Nasional

Tere Liye Sindir Zulkifli Hasan: Anak SD Saja Bisa Boikot Produk Israel, Elite Malah Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Repelita.net

01 April 2026 15:29 WIB • 933 view

Tere Liye Sindir Zulkifli Hasan: Anak SD Saja Bisa Boikot Produk Israel, Elite Malah Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Penulis kondang Tere Liye menyoroti pernyataan Menteri Koordinator bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang menyebut serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sebagai aksi biadab namun pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa.

“Kasihan lihatnya,” tulis Tere Liye di akun media sosialnya pada Rabu (1/4/2026), menyindir sikap elite yang dinilainya kalah dari anak SD dan SMP.

ADVERTISEMENT

Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini pun menyoroti bahwa anak-anak SD dan SMP saja bisa melakukan aksi boikot produk yang terafiliasi membantu Israel sebagai bentuk perlawanan terhadap kezaliman.

“Tidak bisa melakukan apa-apa? Duh Rabbi, anak SD, SMP saja bisa, mereka boikot produk-produk yang terafiliasi membantu Israel. Malulah dikit. Bahkan burung-burung pun bisa melakukan apapun yang dia bisa lakukan saat menyaksikan kezoliman,” sambung Tere Liye.

Ia juga menyindir sikap elite yang justru bergabung dengan Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump, yang diketahui sebagai salah satu pihak bertanggung jawab atas perang dan bantuan senjata ke Israel.

“Elu dan pemimpin di negeri ini? Malah gabung ke Dewan Perdamaian, klub yang didirikan secara pribadi oleh Trump, untuk melegalisasi penjajahan, genosida dan apartheid di Palestina. Elu malah duduk semeja, tersenyum ramah, menjulurkan tangan,” kritiknya.

Tere Liye pun mempertanyakan apa yang bisa diharapkan dari politisi gila jabatan yang lebih takut kehilangan dunia daripada berdiri gagah perkasa dengan prinsip-prinsip terbaiknya.

Sebelumnya, Zulkifli Hasan menyampaikan kecaman terhadap serangan Israel saat sambutan dalam acara Rakernas I PAN di DPP PAN, Kalibata, Jakarta Selatan, pada Selasa (31/3/2026).

“Saya kadang-kadang, Pak Hatta, susah tidur kalau lihat Amerika-Israel nyerang Iran itu, enggak bisa tidur. Di luar apa, di luar nalar. Di luar batas-batas kita sebagai manusia. Saya kira biadab gitu,” ujar Zulhas.

Ia menambahkan bahwa kondisi serupa juga terjadi di Palestina khususnya di Gaza yang membuatnya kesulitan tidur, namun mengakui bahwa pemerintah tidak bisa melakukan apa-apa kecuali doa.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung