Berita, Internasional

Sejarah Panjang Amerika Serikat: Pernah Dijajah Inggris, Spanyol, Prancis hingga Belanda Sebelum Merdeka 1776

Repelita.net

28 March 2026 13:41 WIB • 1,276 view

Sejarah Panjang Amerika Serikat: Pernah Dijajah Inggris, Spanyol, Prancis hingga Belanda Sebelum Merdeka 1776
Foto: Istimewa

Repelita Washington - Amerika Serikat kembali menjadi sorotan dunia pada awal tahun ini karena bersama Israel memicu perang dengan Iran, melanjutkan sejarah panjang negeri Paman Sam yang kini berusia 250 tahun sebagai kekuatan utama dunia yang kerap terlibat dalam berbagai konflik militer.

Sejak merdeka pada tahun 1776, Amerika Serikat telah terlibat dalam puluhan perang dan konflik militer mulai dari perang besar seperti Perang Vietnam dan Perang Irak hingga operasi militer kecil di luar negeri, dengan konflik terbaru melawan Iran yang masih berlangsung hingga kini.

ADVERTISEMENT

Namun siapa sangka sebelum Amerika Serikat menjadi negara super adidaya seperti saat ini, wilayahnya ternyata pernah mengalami masa penjajahan oleh kekuatan Eropa sebelum negara ini terbentuk sebagai satu kesatuan bangsa.

Hari Kemerdekaan 4 Juli yang diperingati setiap tahun merujuk pada Deklarasi Kemerdekaan dari Britania Raya yang disahkan pada 4 Juli 1776, momen ketika 13 koloni Amerika menyatakan diri sebagai negara merdeka.

Deklarasi tersebut menandai tekad 13 koloni untuk tidak lagi tunduk pada kekuasaan Raja Inggris George III, setelah sekian lama berada di bawah kendali kerajaan Inggris yang menerapkan berbagai kebijakan pajak tanpa perwakilan.

Sejak awal tahun 1600-an, Inggris memang mendirikan 13 koloni di pesisir timur Amerika Utara yang diatur langsung oleh pemerintah Inggris, namun penduduk koloni tidak memiliki perwakilan di parlemen Inggris.

Ketegangan antara koloni dan pemerintah Inggris meningkat terutama setelah berbagai pajak diberlakukan seperti Pajak Teh dan Pajak Perangko, yang memicu semboyan terkenal no taxation without representation di kalangan penduduk koloni.

Puncak ketegangan terjadi ketika Revolusi Amerika pecah pada tahun 1775 antara milisi koloni dan pasukan Inggris, sebelum akhirnya pada 4 Juli 1776 Kongres Kontinental Kedua di Philadelphia secara resmi menyetujui Deklarasi Kemerdekaan.

Dokumen bersejarah yang disusun oleh Thomas Jefferson dengan dukungan tokoh seperti John Adams dan Benjamin Franklin ini menyatakan bahwa Amerika Serikat adalah negara merdeka dengan hak-hak alami yang tidak dapat dicabut.

Meskipun Perang Revolusi baru berakhir pada tahun 1783 dengan Perjanjian Paris, tanggal 4 Juli dipilih sebagai tonggak deklarasi kemerdekaan karena merupakan momen resmi lahirnya Amerika Serikat sebagai negara berdaulat.

Sebelum menjadi negara merdeka, wilayah yang sekarang menjadi Amerika Serikat pernah dijajah oleh beberapa negara Eropa, sehingga bukan Amerika Serikat sebagai negara yang dijajah melainkan wilayahnya sebelum negara tersebut terbentuk.

Pada tahun 1564, sekelompok Protestan Prancis atau Huguenot telah mendirikan koloni dekat wilayah yang kini dikenal sebagai Jacksonville, Florida, namun kehadiran mereka tidak luput dari perhatian Spanyol yang sebelumnya telah mengklaim wilayah tersebut.

Setahun kemudian Spanyol mendirikan pos militer di St. Augustine, dan pasukan Spanyol segera memusnahkan para penjajah Prancis yang hanya berjarak 40 mil dari sana.

Sementara itu, armada penangkap ikan dari Basque, Inggris, dan Prancis secara rutin mulai mengunjungi wilayah pesisir dari Newfoundland hingga Cape Cod, bahkan beberapa di antaranya mendirikan kamp semi permanen.

Pada tahun 1580-an, Inggris mencoba mendirikan koloni permanen di Pulau Roanoke di pesisir luar wilayah yang sekarang merupakan North Carolina, namun upaya itu hanya berlangsung singkat dan meninggalkan misteri hingga kini.

Pada awal tahun 1600-an, secara berurutan dan cepat bangsa Inggris mendirikan koloni Jamestown di Teluk Chesapeake pada tahun 1607, sementara Prancis membangun Quebec pada tahun 1608, dan Belanda mulai menunjukkan ketertarikannya pada wilayah New York.

Dalam satu generasi berikutnya, berbagai perusahaan seperti Plymouth Company, Massachusetts Bay Company, Company of New France, dan Dutch West India Company mulai mengirim ribuan pemukim termasuk keluarga ke Amerika Utara.

Keberhasilan kolonisasi ini menjadi fondasi awal bagi pembentukan 13 koloni Inggris yang kemudian menyatakan kemerdekaan pada tahun 1776, mengakhiri masa penjajahan di wilayah yang kelak menjadi Amerika Serikat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung