Berita, Nasional

Said Didu sebut Pidato Presiden Prabowo Tambah Kekecewaan Mendalam Dan Meluas Rakyat Soal Data Buruh Bawang

Repelita.net

19 August 2026 23:16 WIB • 479 view

Said Didu sebut Pidato Presiden Prabowo Tambah Kekecewaan Mendalam Dan Meluas Rakyat Soal Data Buruh Bawang
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan tajam disampaikan oleh mantan Sekretaris BUMN sekaligus aktivis Said Didu terkait penyampaian pidato resmi Presiden Prabowo Subianto. Tanggapan mengenai pidato dalam agenda Sidang Tahunan MPR RI tersebut diutarakan melalui unggahan di akun X pribadinya @msaid_didu

Ungkapan mengenai potensi meluasnya rasa tidak puas di tengah publik dikemukakan usai mencermati isi pidato kenegaraan tersebut.

ADVERTISEMENT

"Sepertinya kekecewaan makin dalam dan meluas," tulis Said Didu.

Harapan masyarakat akan lahirnya penyelesaian masalah serta optimisme dari pimpinan tertinggi negara dinilai belum terpenuhi.

"Pidato yg ditujukan memberikan harapan dan solusi, malah semakin banyak pidato semakin menambah kekecewaan," jelasnya.

Perumpamaan mengenai sikap para pihak yang dinilai opportunis dalam situasi saat ini turut dilontarkan.

"Saat seperti ini para bunglon akan masuk kamar dan mengintip dari jendela sambil “koordinasi”," pungkasnya.

Pernyataan Presiden Prabowo yang memicu perbincangan publik terjadi saat memperkenalkan sosok perempuan penerima bantuan sosial dalam sidang paripurna.

"Hari ini hadir bersama kita Ibu Susana dari Kabupaten Bogor. Dia bekerja sebagai buruh harian. Buruh harian mengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram," ucap Prabowo.

Kekeliruan data terkait jenis pekerjaan serta besaran upah yang diterima warga tersebut kemudian menjadi bahan koreksi dari berbagai pihak.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung