Berita, Nasional

Rocky Gerung Sebut Publik Marah Bukan Cuma Karena Koruptor, Tapi Kesenjangan Ekonomi

Repelita.net

07 September 2026 21:41 WIB • 388 view

Rocky Gerung Sebut Publik Marah Bukan Cuma Karena Koruptor, Tapi Kesenjangan Ekonomi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pengamat politik terkemuka, Rocky Gerung, melontarkan pandangan tajam mengenai akar permasalahan kemarahan publik yang tengah melanda gelombang diskursus nasional saat ini.

Ia menilai bahwa gejolak kemarahan masyarakat luas tidak semata-mata dipicu oleh faktor tindakan para koruptor, melainkan oleh jurang kesenjangan ekonomi yang semakin menganga lebar.

ADVERTISEMENT

Menurut pandangannya, disparitas kesejahteraan yang terlampau tinggi menjadi bahan bakar utama yang memicu kemarahan kolektif kelompok masyarakat awam terhadap kondisi sosial yang pincang.

Dalam forum diskusi publik tersebut, ia juga menyoroti kompleksitas perdebatan seputar draf regulasi perampasan harta hasil kejahatan yang tengah digodok oleh lembaga legislatif.

Ia mengingatkan agar diskursus hukum tidak terjebak pada instrumen hukuman yang ekstrem tanpa memperhitungkan potensi kesalahan penerapan atau kontroversi nilai kemanusiaan di dalamnya.

Kompleksitas pembuktian hukum serta kredibilitas lembaga audit keuangan negara turut dikritisi agar proses penegakan hukum berjalan di atas fondasi akal sehat yang matang.

Diskusi mendalam itu menekankan pentingnya menempatkan nurani keadilan sosial sebagai landasan utama dalam mengawal setiap kebijakan strategis penyelenggaraan negara.

Kelompok masyarakat sipil diingatkan agar senantiasa mengedepankan nalar kritis serta kewaspadaan tinggi terhadap berbagai kepentingan terselubung di balik pembuatan undang-undang.

Energi perubahan harus diarahkan secara tepat sasaran agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melanggengkan kekuasaan di tengah situasi ekonomi yang penuh tekanan.

Kesadaran kolektif berbasis akal sehat dinilai menjadi kunci utama untuk menuntun arah perjalanan bangsa keluar dari kemelut politik dan kesenjangan sosial yang meruncing.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung