Berita, Timur Tengah

Rencana Menteri Zionis Usir Warga Gaza dan Invasi Lebanon Picu Kemarahan Global

Repelita.net

16 May 2026 20:47 WIB • 717 view

Rencana Menteri Zionis Usir Warga Gaza dan Invasi Lebanon Picu Kemarahan Global
Foto: Istimewa

Repelita Tel Aviv - Gelombang kemarahan publik di ruang siber berskala global seketika pecah menyusul rilis pernyataan kontroversial dari pejabat tinggi zionis mengenai agenda pengosongan wilayah demografi sipil secara paksa.

Dokumen digital yang dipublikasikan oleh akun virtual SW News - SOFT WAR NEWS pada Sabtu, 16 Mei 2026 tersebut memperlihatkan rancangan sistematis kabinet kanan untuk mengusir penduduk asli dan memperluas kolonisasi.

ADVERTISEMENT

Langkah ekspansi sepihak yang menargetkan kawasan pesisir barat hingga wilayah kedaulatan negara tetangga di bagian utara itu dinilai sebagai pelanggaran berat terhadap piagam hukum humaniter internasional.

"Kita perlu, dan kita memiliki rencana yang tepat, untuk mendorong emigrasi (pembersihan etnis) dari Gaza, mempromosikan emigrasi di Tepi Barat, dan menetap di Lebanon. Kita tidak boleh takut menghadapi semua tekanan, semua musuh, semua orang jahat," bunyi pernyataan menteri tersebut.

Pernyataan bernada keangkuhan politik itu langsung memicu reaksi keras serta kecaman tajam dari kalangan warganet di platform jejaring sosial X yang menilai agenda tersebut sebagai bentuk fasisme modern.

Seorang pengguna akun dengan nama SOLTAN melalui alamat digitalnya dbluestarqueen melayangkan kritik tajam atas kesombongan otoritas zionis yang terus menyuarakan narasi penindasan di tengah kecaman dunia.

"Masih bersuara dan masih aja sombong, Israel yang akan habis dari peta," tulis akun tersebut dalam kolom komentar.

Tidak kalah sengit tanggapan keras juga datang dari pengguna akun SukaTOROdotkom dengan alamat virtual CoColok_Komporr yang meluapkan kekesalannya terhadap figur menteri keamanan tersebut.

"Babi ini harus segera dipanggang," cuitnya mengecam retorika pengusiran massal tersebut.

Sementara itu skeptisisme mengenai ketegasan sikap militer regional dalam menghentikan sepak terjang jajaran kabinet zionis turut disuarakan oleh pengguna akun bahlul dengan nama pengguna nauvalarif14579.

"Iran gak bisa bunuh ini orang, apalagi setanyahu," ungkapnya dalam menanggapi situasi geopolitik yang kian buntu di kawasan Timur Tengah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok






TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung