Berita, Nasional

Relawan Gibranku Kritik Parpol Koalisi yang Main Aman dan Minim Pembelaan Terkait Isu Ijazah Gibran

Repelita.net

29 September 2026 22:55 WIB • 79 view

Relawan Gibranku Kritik Parpol Koalisi yang Main Aman dan Minim Pembelaan Terkait Isu Ijazah Gibran
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Jaringan relawan nasional pendukung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap sikap pasif partai politik pengusung di tengah hantaman isu syarat administratif peradilan.

Kelompok relawan menilai bahwa kesetiaan dan solidaritas di dalam tubuh kemitraan politik seharusnya tercermin nyata secara timbal balik saat sang tokoh mendapat tekanan publik yang masif.

ADVERTISEMENT

"Kami di akar rumput terus bergerak dan pasang badan, namun kami melihat hampir tidak ada pembelaan yang proporsional dari partai politik yang selama ini berdiri di barisan yang sama. Sangat disayangkan jika kalkulasi politik membuat kawan-kawan koalisi terkesan 'main aman' dan membiarkan tokohnya diserang sendirian," ucap Ananta Agung Junaedy selaku Ketua Umum Gibranku dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/9/2026).

"Kesetiaan itu diuji saat ada badai, bukan hanya saat laut sedang tenang," tuturnya menambahkan perumpamaan atas komitmen tersebut.

Ananta Agung Junaedy berpendapat bahwa seluruh jajaran partai yang bernaung di dalam barisan pemenang pemilu tidak boleh sekadar berdiam diri dan hanya menikmati keuntungan pembagian kursi strategis saja.

Pihaknya menuntut tanggung jawab moral yang besar dari para elite pengusung untuk turut serta meluruskan diskursus miring mengenai rekam jejak akademis yang dianggap sebagai pembunuhan karakter.

"Isu ijazah ini adalah bentuk serangan pembunuhan karakter yang harus dilawan secara kolektif, bukan malah dihindari demi zona nyaman," kata dia mendesak tindakan nyata kolektif.

Menurut pandangannya, jalinan kemitraan yang sehat dan bermartabat idealnya didirikan di atas landasan sikap saling memberikan perlindungan dan menjaga kepercayaan dari simpatisan akar rumput.

Langkah senyap dan cari aman yang ditunjukkan oleh jajaran elite politik saat ini dinilai justru memicu keraguan publik mengenai keteguhan prinsip organisasi pergerakan mereka.

Pihaknya berharap teguran terbuka ini dapat dijadikan sebagai ruang refleksi bersama agar seluruh pengurus partai segera merapatkan barisan demi menjaga soliditas para pendukung di tingkat bawah.

"Kami berharap teguran ini dapat menjadi bahan refleksi bagi partai-partai politik koalisi untuk kembali menunjukkan komitmen serta kesetiaan mereka secara nyata kepada publik, bukan sekadar retorika di masa pemilihan," ujarnya memungkasi pernyataan resminya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung