Berita, Internasional

Protes Pelajar Meluas di Prancis, Keluhan Kondisi Sekolah dan Kekurangan Guru Picu Aksi Demonstrasi

Repelita.net

05 October 2026 23:38 WIB • 85 view

Protes Pelajar Meluas di Prancis, Keluhan Kondisi Sekolah dan Kekurangan Guru Picu Aksi Demonstrasi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Aksi unjuk rasa berskala besar yang digerakkan oleh kelompok pelajar kini tengah merebak luas ke berbagai penjuru wilayah Prancis.

Informasi mengenai pergolakan di sektor pendidikan tersebut disiarkan melalui sebuah unggahan media sosial oleh akun @nandxnandza pada Minggu, 4 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Ledakan aksi demonstrasi dari anak-anak sekolah menengah atas atau lycée ini dipicu oleh kekecewaan mendalam atas buruknya fasilitas serta krisis tenaga pendidik.

Gerakan tersebut awalnya hanya terdeteksi di sekitar pinggiran Paris, namun dengan cepat menjalar ke kota besar lain seperti Nantes, Lyon, Toulouse, Marseille, Strasbourg, dan Lille.

Rombongan siswa yang turun ke jalan mengecam fenomena kelas yang terlampau padat serta bobot kurikulum pembelajaran yang dirasa sangat memberatkan.

Selain itu, mereka juga menyoroti kerusakan fisik pada fasilitas ruang kelas serta sarana penunjang akademik yang mendesak untuk segera direnovasi.

Situasi di lapangan dilaporkan terus memanas hingga memaksa pihak berwenang melakukan tindakan tegas guna meredam laju pergerakan para remaja tersebut.

Pada hari Kamis, 1 Oktober 2026, pihak Kementerian Dalam Negeri Prancis merilis data resmi mengenai penangkapan sebanyak 1.949 orang peserta aksi.

Instansi terkait juga mengonfirmasi adanya korban luka-luka dari pihak keamanan sebanyak 305 personel yang terdiri atas polisi dan anggota gendarmerie.

Berdasarkan laporan otoritas setempat, sebanyak 1.027 dari total 3.700 sekolah menengah atas di seluruh negeri ikut terdampak oleh gelombang unjuk rasa ini.

Bahkan sebanyak 222 lembaga pendidikan di antaranya terpaksa berhenti beroperasi secara total akibat adanya aksi pemblokiran jalan masuk oleh para siswa.

Meskipun sebagian besar penyampaian pendapat berjalan tertib, namun bentrokan fisik yang melibatkan kekerasan sempat pecah di sejumlah titik konsentrasi massa.

Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu momentum mobilisasi massa pelajar paling masif di wilayah Eropa Barat dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung