Berita, Peristiwa

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk: Sebut Jadi Satu-satunya Museum Buruh di Dunia

Repelita.net

16 May 2026 15:41 WIB • 1,147 view

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk: Sebut Jadi Satu-satunya Museum Buruh di Dunia
Foto: Istimewa

Repelita Nganjuk - Pemimpin tertinggi Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka operasional institusi memorial berupa Museum dan Rumah Singgah Pahlawan Buruh Marsinah yang berlokasi di wilayah Kabupaten Nganjuk Jawa Timur tepat pada hari Sabtu ini.

Dalam sambutannya yang penuh apresiasi, Kepala Negara mengaku sangat terkesan lantaran bangunan bersejarah ini digadang-gadang menjadi satu-satunya kompleks edukasi ketenagakerjaan yang eksis di panggung internasional.

ADVERTISEMENT

Rasa kagum atas berdirinya infrastruktur pengingat sejarah kaum pekerja tersebut diutarakan langsung oleh beliau melalui kalimat "Kita dapat berkumpul pada pagi hari ini di Kabupaten Nganjuk, untuk melaksanakan peresmian sebuah museum yang didedikasikan untuk mengingat perjuangan buruh," di hadapan para undangan.

Menurut pandangan mantan Danjen Kopassus tersebut, momentum peresmian ini dikategorikan sebagai fenomena sosial yang sangat langka sekaligus menjadi catatan sejarah baru bagi pergerakan kaum buruh global.

Keunikan serta eksklusivitas keberadaan destinasi edukasi ketenagakerjaan itu kembali ditekankan oleh sang Presiden lewat pernyataan langsung "Ini saya kira mungkin peristiwa yang langka. Luar biasa. Mungkin di seluruh dunia baru sekarang ada museum buruh. Tetapi tolong dicek, mungkin pasti ada. Tetapi ini peristiwa langka," di tengah jalannya prosesi seremonial.

Lebih mendalam, mantan Menteri Pertahanan ini memaparkan bahwa pendirian bangunan bersejarah tersebut difungsikan sebagai representasi fisik sekaligus monumen penghormatan atas keteguhan sikap yang pernah ditunjukkan oleh mendiang Marsinah semasa hidupnya.

Visi luhur mengenai latar belakang pembangunan destinasi budaya tersebut diuraikan secara gamblang oleh beliau melalui kutipan "Saya kira museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol dan sebagai tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang, pejuang muda, pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh," kepada awak media.

Beliau juga mengaitkan esensi gerakan tersebut dengan nilai kemanusiaan universal melalui kalimat penutup "Perjuangan tersebut adalah lambang perjuangan semua mereka-mereka yang berada di pihak yang lemah, orang-orang miskin, orang-orang yang tak punya kekuasaan, orang-orang yang tak punya kekuatan," sebelum mengakhiri pidatonya.

Selain agenda pembukaan cagar budaya ketenagakerjaan tersebut, rangkaian kunjungan kerja jajaran kabinet pusat ke daerah ini juga turut dirangkaikan dengan peluncuran program penguatan ekonomi lokal melalui Koperasi Desa Merah Putih.

Pemerintah daerah setempat sebelumnya telah menyatakan komitmen penuh serta kesiapan teknis dalam mengawal kelancaran seluruh agenda peninjauan lapangan yang dipimpin langsung oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut beserta rombongan kementerian.

Kesiapan dari aspek keamanan dan alur protokoler kedinasan tersebut dikonfirmasi secara resmi oleh Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Arm Untoro melalui pernyataan teknis “Agenda kunjungan di antaranya meresmikan Museum dan Rumah Singgah Pahlawan Buruh Marsinah dilanjutkan peresmian KDMP yang dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono,” pascapelaksanaan rapat koordinasi wilayah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung