Berita, Nasional

Prabowo Mau Siswa SD Mulai Pelajari 8 Bahasa Asing, Mendikdasmen Angkat Bicara

Repelita.net

15 August 2026 13:59 WIB • 425 view

Prabowo Mau Siswa SD Mulai Pelajari 8 Bahasa Asing, Mendikdasmen Angkat Bicara
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memberikan tanggapan terkait arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya pembelajaran delapan bahasa asing bagi para siswa Sekolah Dasar.

Abdul Mu’ti meluruskan pandangan terkait wacana tersebut agar tidak terjadi salah penafsiran di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Jadi yang dimaksud itu bukan bahasa dalam pengertian sebagai mata pelajaran khusus ya, tapi lebih pada pengenalan bahasa asing gitu, khususnya untuk yang SD,” kata Mu’ti dikutip Sabtu (15/8/2026).

Menteri menjelaskan bahwa penyediaan mata pelajaran bahasa asing tambahan sebenarnya sudah mulai berjalan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Beberapa sekolah kan sudah mengajarkan bahasa asing selain bahasa Inggris, juga ada bahasa Mandarin, bahasa Korea,” ungkapnya.

Fasilitas pengajaran tersebut bahkan mendapatkan dukungan internasional melalui tawaran bantuan tenaga pendidik dari sejumlah negara sahabat untuk mengajar di lembaga pendidikan tanah air.

Gagasan ini berawal dari penekanan Presiden Prabowo Subianto mengenai urgensi penguasaan bahasa internasional yang sebaiknya dimulai sejak tingkatan awal Sekolah Dasar.

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya pemanfaatan usia emas anak-anak dalam menyerap kemampuan berbahasa untuk menghadapi persaingan global.

“Bahasa asing mutlak harus kita kuasai, kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing,” kata Prabowo saat pidato di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).

Ia merinci sejumlah bahasa utama dunia yang dinilai sangat strategis untuk diperkenalkan kepada para peserta didik.

“Bahasa-bahasa yang paling penting, bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab, bahasa Jepang, Korea, bahasa Spanyol, bahasa Prancis,” lanjutnya.

Penguasaan bahasa Rusia turut disinggung oleh Presiden Prabowo sebagai hal penting mengingat keunggulan negara tersebut dalam bidang sains dan teknologi.

Langkah pengenalan bahasa Sejak usia di bawah 12 tahun dianggap sebagai periode paling efektif karena daya tangkap anak-anak yang sangat cepat.

Kemampuan komunikasi internasional ini diharapkan mampu menjadi modal berharga bagi generasi muda saat memasuki dunia kerja di masa depan.

“Anak-anak kita harus punya akses terhadap pendidikan terbaik agar mereka nanti kalau masuk, kalau sudah mencari lapangan kerja mereka punya kemampuan lebih mereka bisa diterima kemana-mana, mereka bisa kerja dengan pihak manapun,” kata Prabowo. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung