Berita, Nasional

Prabowo Jamin Ekonomi Kuat: Sebut Keuangan Negara Aman Selama Menkeu Purbaya Masih Bisa Senyum

Repelita.net

16 May 2026 15:30 WIB • 1,180 view

Prabowo Jamin Ekonomi Kuat: Sebut Keuangan Negara Aman Selama Menkeu Purbaya Masih Bisa Senyum
Foto: Istimewa

Repelita Nganjuk - Pemimpin tertinggi Republik Indonesia Prabowo Subianto memaparkan kontribusi krusial dari Bendahara Negara Purbaya Yudhi Sadewa dalam menjaga ketahanan serta stabilitas sistem keuangan nasional lewat sebuah gurauan segar yang menyebutkan bahwa indikator keamanan kas negara dapat dilihat dari raut wajah sang menteri yang tetap relaks.

Pernyataan bernada kelakar tersebut dilontarkan oleh Kepala Negara sewaktu menghadiri agenda peresmian operasional ribuan unit Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Kabupaten Nganjuk Jawa Timur yang bertepatan pada hari Sabtu ini.

ADVERTISEMENT

Pada bagian awal pidatonya, mantan Danjen Kopassus tersebut terlebih dahulu menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pembantunya di Kabinet Merah Putih yang sejauh ini dinilai telah berhasil membangun pola koordinasi lintas sektoral secara solid demi menyukseskan program kerja pemerintah.

Rasa syukur atas terciptanya integrasi kerja yang baik di lingkungan pemerintahan tersebut ditegaskan langsung oleh beliau lewat kalimat “Saudara-saudara terima kasih, koperasi nanti akan terbukti menjadi kebanggaan kita semua. Saya terima kasih kepada Menko Pangan, semua menteri ini satu tim, tidak bisa kalau kalau tidak satu tim,” di hadapan para tamu undangan.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Indonesia itu juga menggarisbawahi betapa pentingnya sinergi kepemimpinan dari level pusat hingga tingkat desa, termasuk pelibatan unsur TNI serta Polri dalam sebuah sistem kerja kelompok yang komprehensif.

Visi kerja sama antarinstansi tersebut dipaparkan secara gamblang oleh sang Presiden melalui pernyataan “Kalau Mendagri tidak dukung? Tidak bisa. Bupati tidak dukung? Tak bisa. Kepala Desa tidak dukung? Tidak bisa. Mendagri, gubernur, semua sampai bawah. TNI tidak dukung? Tak bisa. Kapolri tidak dukung? Tak bisa. Ini adalah teamwork. Seluruh tim bekerja," guna memotivasi para birokrat.

Selanjutnya, mantan Panglima Kostrad ini merinci spesifikasi tugas masing-masing kementerian, terutama sektor pengelolaan anggaran negara yang saat ini berada di bawah komando menteri keuangan yang performanya tengah mendapat perhatian luas dari publik.

Beliau pun memberikan garansi ketenangan kepada masyarakat luas terkait kondisi makroekonomi dalam negeri sembari berseloroh “Menteri-menteri ada yang ngurus legalitas masalah hukumnya, ada yang ngurus keuangan. Purbaya sekarang populer banget, Purbaya itu. Selama Purbaya bisa senyum, tenang aja, enggak usah kalian khawatir itu,” yang langsung disambut tawa hadirin.

Menurut pandangan strategisnya, pergerakan naik turun nilai tukar mata uang asing sejatinya tidak perlu memicu kepanikan berlebih bagi warga yang menetap di wilayah pedesaan karena dampak fluktuasi moneter tersebut cenderung lebih dirasakan oleh kalangan tertentu yang aktif melakukan transaksi internasional.

Sentimen sosiologis itu digambarkan secara lugas oleh beliau lewat ucapan spontan "Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa enggak pakai dolar. Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri, ayo. Siapa ini? Mba Titiek ini pusing ini. Mana lagi ini? Menteri, pengusaha, coba aku cek ke mana itu," di tengah jalannya acara seremonial.

Mengakhiri penyampaian visi ekonominya, Kepala Negara memberikan penegasan kembali bahwa fundamen ekonomi nasional berada dalam posisi yang kokoh sekaligus meminta seluruh elemen bangsa untuk tetap optimistis terhadap ketahanan internal geopolitik kita.

Keyakinan nasionalisme tersebut dituangkan secara menyeluruh oleh beliau lewat pesan penutup "Percaya, ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Orang mau ngomong apa, ya, ngomong apa, Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita, percaya kepada rakyat kita, semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat, dari partai mana pun gak ada urusan, di semua partai ada patriot, di semua partai ada juga yang brengsek-brengsek," sebagai pemungkas pidato kedinasannya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung