Berita, Viral Sosmed

Polisi Ungkap Wanita Viral Bukan Otak Pembunuhan Bos Ponsel Ambarawa Pelaku Murni Dua Pria

Repelita.net

10 August 2026 23:15 WIB • 544 view

Polisi  Ungkap Wanita Viral Bukan Otak Pembunuhan Bos Ponsel Ambarawa Pelaku Murni Dua Pria
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kasus perampokan berdarah yang menewaskan pemilik toko ponsel Royal Phone Ambarawa Candra Waskito diwarnai desas-desus liar di jejaring sosial.

Sosok wanita yang sempat dituduh warga internet sebagai otak kejahatan sekaligus mantan kekasih korban dipastikan tidak terlibat.

ADVERTISEMENT

Polres Semarang membantah spekulasi tersebut usai merampungkan pendalaman terhadap dua pelaku utama yang telah ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana menegaskan bahwa isu keterlibatan perempuan tersebut tidak terbukti.

"Dalam interogasi awal memang sempat tersebut satu nama. Tapi setelah kami laksanakan pemeriksaan tersangka secara proper di Polres Semarang, ternyata tidak ada. Hanya mereka berdua saja sampai saat ini," kata Bodia saat konferensi pers di Mapolres Semarang, Sabtu (8/8/2026).

Kepolisian membenarkan wanita tersebut berstatus sebagai kekasih salah satu tersangka.

Kendati demikian tidak ada kaitan antara sosok wanita itu dengan skenario penyerangan.

"Untuk yang beredar di masyarakat bahwa adanya perempuan itu yang dimaksud adalah pacarnya salah satu tersangka, itu tidak ada hubungan sama sekali berkaitan dengan tindak pidana ini sampai saat ini," ujarnya.

Penyidik menetapkan dua pemuda berinisial DPP serta TI sebagai tersangka tunggal dalam kasus pencurian disertai kekerasan ini.

Tindakan kriminal berencana tersebut bermula saat kedua pelaku menyiapkan alat penganiayaan berupa palu pisau karambit dan besi peninju.

DPP memantau posisi korban di toko pada Rabu (5/8/2026) malam sebelum mengeksekusi rencana bersama TI.

Keduanya mendatangi toko memakai sepeda motor Honda Beat hitam sekitar pukul 03.00 WIB.

Para pelaku masuk bertahap dengan dalih ingin membeli unit telepon seluler.

Eksekusi dilakukan saat korban lengah dengan menghantamkan palu berkali-kali ke arah kepala korban hingga tewas di tempat.

Setelah menghabisi nyawa korban para pelaku menguras puluhan ponsel lalu mencabut tiga unit kamera pengawas.

Kedua tersangka sempat kembali ke lokasi guna menyiram cairan pembersih serta mengepel sisa darah korban.

Jasad korban kemudian dimasukkan ke dalam bagasi mobil Honda Jazz kepunyaan korban.

Mobil tersebut dilarikan ke wilayah Kabupaten Grobogan sementara sepeda motor pelaku ditinggalkan di Jalur Lingkar Ambarawa.

Jasad korban ditemukan warga di dalam mobil di Desa Trisari Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan pada Kamis (6/8/2026) sore. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung