Berita, Nasional

Pemerintah Siapkan Kredit Murah Bunga 6% Demi Revitalisasi Industri Tekstil dan Sepatu Nasional

Repelita.net

17 May 2026 22:26 WIB • 752 view

Pemerintah Siapkan Kredit Murah Bunga 6%  Demi Revitalisasi Industri Tekstil dan Sepatu Nasional
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pemerintah tengah merancang skema bantuan permodalan dengan suku bunga rendah pada periode tahun 2026 yang ditujukan khusus bagi para pelaku usaha di sektor garmen dan alas kaki domestik guna mempercepat proses modernisasi basis produksi nasional.

Bendahara negara, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan bahwa kucuran dana segar tersebut nantinya disalurkan secara resmi lewat perantara Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dengan patokan beban bunga berkisar di angka 6 persen.

ADVERTISEMENT

Langkah strategis ini sengaja digulirkan guna meringankan beban finansial para pengusaha manufaktur saat memperbarui armada permesinan pabrik mereka agar kapasitas produksi tetap kompetitif di pasar internasional.

Berdasarkan tinjauan kementerian terkait, selama ini mayoritas korporasi sandang kerap menghadapi tembok tebal saat mengajukan pinjaman modal ke bank konvensional akibat adanya stigma negatif yang melabeli bisnis tersebut sebagai industri yang mulai meredup.

Kondisi diskriminatif itulah yang memicu otoritas keuangan untuk menghadirkan terobosan pembiayaan mandiri agar komoditas ekspor seperti pakaian jadi, alas kaki, hingga kerajinan kayu tetap memiliki napas panjang untuk berekspansi.

Pihak kementerian juga memberikan sinyal positif terkait peluang pemangkasan beban suku bunga lebih lanjut sekiranya ketetapan awal dinilai masih terlalu membebani neraca keuangan para pelaku industri lokal.

Pada tahapan sebelumnya, jajaran kabinet diketahui telah mencadangkan pagu anggaran stimulus komersial mencapai Rp2 triliun melalui instrumen ekspor guna memayungi stabilitas bisnis sandang serta furnitur tanah air.

Kebijakan afirmasi ini diproyeksikan mampu mendongkrak keunggulan komparatif produk lokal di kancah global sekaligus membentengi ketersediaan lapangan kerja bagi jutaan buruh pabrik yang menggantungkan hidup pada sektor manufaktur.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung