Repelita [Jakarta] - Jajaran komando militer wilayah setempat menyampaikan imbauan serius kepada seluruh warga agar senantiasa menjunjung tinggi lambang persatuan nasional menyusul insiden keributan yang mewarnai peringatan hari bersejarah di serambi mekah.
Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, angkat bicara menanggapi laporan perusakan serta penginjakan atribut kenegaraan yang sempat beredar di ruang publik.
ADVERTISEMENT
Peristiwa tidak terpuji itu pecah di sela-sela agenda doa bersama memperingati hari damai daerah di kompleks tempat ibadah utama beberapa waktu lalu.
Pihak komando militer menegaskan bahwa penghormatan terhadap simbol kedaulatan negara merupakan harga mati yang tidak boleh ditawar oleh kelompok manapun di bumi pertiwi.
"Kita sangat menyayangkan insiden tersebut dan meminta seluruh masyarakat agar senantiasa menghormati simbol-simbol negara yang menjadi pemersatu bangsa," ujar Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal saat dikonfirmasi awak media pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Aparat keamanan gabungan saat ini tengah mendalami rekaman serta mengumpulkan bukti-bukti lapangan guna mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam tindakan penistaan lambang negara tersebut.
Tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku dipastikan akan dijatuhkan kepada pihak-pihak terbukti yang dengan sengaja merusak atau merendahkan kehormatan atribut resmi Republik Indonesia.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang, tidak mudah terpancing oleh provokasi pihak tak bertanggung jawab, serta menyerahkan penegakan hukum sepenuhnya kepada aparat berwenang.
Stabilitas keamanan dan ketertiban umum di seluruh kawasan provinsi ujung barat tersebut terus dipantau secara ketat demi meredam potensi perluasan konflik susulan. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok