Berita, Ekonomi

Menkeu Bantah Indonesia Krisis Ekonomi: Daya Beli Kuat, Kita Ekspasi hingga 2029-2030

Repelita.net

28 March 2026 02:24 WIB • 1,178 view

Menkeu Bantah Indonesia Krisis Ekonomi: Daya Beli Kuat, Kita Ekspasi hingga 2029-2030
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, membantah keras anggapan yang menyebut Indonesia tengah dilanda krisis ekonomi sebagai dampak dari konflik global yang tengah memanas di berbagai kawasan.

Ia menyatakan bahwa kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam fase ekspansi dan jauh dari ancaman krisis, meskipun negara sedang dihadapkan pada berbagai tekanan dari situasi global yang tidak menentu.

ADVERTISEMENT

Siapa yang bilang krisis, baru Lebaran kemarin kan, di mana-mana macet, di semua tempat pada belanja, artinya daya beli ada, dan kalau kita lihat dari indikator-indikator yang ada, ekonomi kita memang sedang bergerak lebih cepat, demikian ujar Purbaya di Jakarta pada Jumat, 28 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi menunjukkan tren pertumbuhan yang tetap terjaga, antara lain tercermin dari survei konsumen, indeks Purchasing Managers' Index atau PMI Manufaktur, serta peningkatan penjualan kendaraan bermotor.

Kan saya lihat dari survei konsumen, survei PMI, survei pembelian mobil, motor, katanya naik semua kenceng kan, kalau itu tidak naik, saya tidak bisa bilang ekonomi naik, demikian pernyataan Menteri Keuangan yang merujuk pada data empiris perekonomian nasional.

Selain itu, Purbaya memastikan bahwa pemerintah mampu meredam dampak kenaikan harga minyak dunia melalui kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang tepat, sehingga tekanan eksternal tidak langsung membebani masyarakat.

Bendahara Negara itu juga menyebut prospek ekonomi Indonesia ke depan masih menunjukkan tren ekspansi yang berkelanjutan dalam beberapa tahun mendatang, dengan keyakinan yang tinggi terhadap fundamental ekonomi.

Jadi kita jauh dari krisis, kita malah ekspansi terus, kalau bola kristal yang saya bilang, leading economic index kita tidak salah sampai nanti 2029-2030 kita ekspansi terus, demikian tegas Purbaya memaparkan proyeksi jangka panjang perekonomian.

Bahkan dirinya mengatakan bahwa sejumlah ekonom di luar pemerintahan memprediksi pertumbuhan ekonomi nasional bisa mencapai angka 5,7 persen, sebuah proyeksi yang didukung oleh berbagai indikator.

Saya tanya orang di luar pemerintah, berapa prediksi kamu, 5,7 persen bisa katanya, menurut saya di atas 5,5 persen sudah bagus dalam kondisi sekarang, tambahnya menjelaskan target pertumbuhan yang realistis.

Guna mendukung pencapaian target tersebut, pemerintah terus menjaga likuiditas dalam sistem perekonomian, memastikan belanja negara terealisasi tepat waktu, serta memperbaiki iklim usaha.

Dengan kombinasi kebijakan fiskal dan moneter yang berjalan selaras, Menteri Keuangan meyakini perekonomian Indonesia tidak mengarah pada resesi, apalagi hingga pada kondisi krisis yang dikhawatirkan sebagian kalangan.

Jadi hampir pasti kita tidak menuju resesi, apalagi krisis, demikian penegasan Purbaya Yudhi Sadewa menutup pernyataannya terkait kondisi perekonomian nasional di tengah tekanan global.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung