Berita, Nasional

[MEMANAS] Deddy Sitorus Balas Sindiran Golkar: Fokus Saja Urus Pemadaman Listrik daripada Mengurusi Posisi Politik PDI Perjuangan

Repelita.net

20 June 2026 23:06 WIB • 537 view

[MEMANAS] Deddy Sitorus Balas Sindiran Golkar: Fokus Saja Urus Pemadaman Listrik daripada Mengurusi Posisi Politik PDI Perjuangan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan merespons tajam kritik Partai Golkar yang menyinggung posisi politik partai banteng tersebut di luar kabinet.

Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus, menyarankan agar partai berlambang pohon beringin itu lebih memprioritaskan kepentingan masyarakat ketimbang mengurusi pilihan politik orang lain.

ADVERTISEMENT

Saya menilai lebih baik Partai Golkar fokus mengurus persoalan pemadaman listrik yang terjadi di mana-mana, daripada sibuk mengurusi posisi PDI Perjuangan, ujar Deddy dalam keterangan resminya, Sabtu (20/6/2026).

Anggota Komisi II DPR RI ini menegaskan bahwa partainya tidak menjadikan kekuasaan sebagai tujuan akhir dalam perjuangan politik.

PDI Perjuangan bukanlah partai seperti Golkar yang kalah atau menang tetap ingin ikut berkuasa. Kami tidak memiliki bakat candu kekuasaan, seolah tanpa berkuasa akan mati atau tidak berkembang, tegasnya.

Deddy mengakui bahwa berada dalam lingkaran pemerintahan memang menjanjikan keuntungan akses kekuasaan yang besar bagi sebuah partai politik.

Namun, ia justru merasa heran mengapa ada pihak yang melontarkan sindiran terhadap keputusan partai yang memilih menjaga jarak dari kemewahan kekuasaan tersebut.

Saya memahami betul bahwa berada dalam pemerintahan sangat menguntungkan partai politik karena memiliki akses kekuasaan. Namun, justru karena itulah saya heran mengapa ada pihak yang bersikap nyinyir terhadap partai yang memilih tidak masuk dan tidak menikmati kemewahan kekuasaan, tambahnya.

Deddy berharap agar Golkar bisa lebih dewasa dengan menunjukkan sikap saling menghormati pilihan politik masing-masing pihak.

Kami menghormati partai-partai yang berada di pemerintahan, dan sudah sepantasnya Golkar juga menunjukkan sikap yang sama kepada pihak yang berada di luar pemerintahan, pungkasnya.

Sebelumnya, Sekjen Partai Golkar, Muhamad Sarmuji, sempat menyoroti posisi PDIP yang mengklaim diri sebagai penyeimbang pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Sarmuji menyatakan pihaknya menghargai posisi tersebut, namun ia menilai efektivitas peran penyeimbang harus dibuktikan secara nyata dalam praktik.

Terserah PDIP saja. Tapi kalau membaca komentar beberapa tokoh PDIP, mereka berposisi sebagai penyeimbang. Kami menghormati posisi PDIP sebagai penyeimbang tersebut, kata Sarmuji.

Meski demikian, Sarmuji mempertanyakan sejauh mana fungsi tersebut berjalan dan menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada masyarakat.

Yang jelas sampai sekarang PDIP tidak masuk di pemerintahan. Kalau praktik penyeimbang itu soal lain. Selama ini entah apa yang diseimbangkan? Nanti rakyat yang menilai, imbuhnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung