Berita, Timur Tengah

Mantan Wali Kota Arcadia Akui Jadi Agen Ilegal Pemerintah Tiongkok di AS

Repelita.net

12 May 2026 22:35 WIB • 693 view

Mantan Wali Kota Arcadia Akui Jadi Agen Ilegal Pemerintah Tiongkok di AS
Foto: Istimewa

Repelita Arcadia - Mantan pemimpin eksekutif wilayah Arcadia, Eileen Wang, secara resmi mengakui keterlibatannya sebagai agen ilegal yang bekerja untuk kepentingan pemerintah Tiongkok dalam persidangan federal Amerika Serikat pada Senin, 11 Mei 2026.

Wanita yang kini menginjak usia 58 tahun tersebut langsung meletakkan jabatannya sebagai wali kota segera setelah detil mengenai kesepakatan pembelaannya mulai tercium oleh khalayak luas di negerinya.

ADVERTISEMENT

Selama masa aktifnya, Wang diketahui secara masif menyebarluaskan berbagai materi propaganda yang mendukung kebijakan politik Beijing di tengah masyarakat Amerika Serikat melalui kanal-kanal digital yang ia kelola.

Bersama mantan pasangan pribadinya, Yaoning Sun, ia mengoperasikan sebuah platform media digital bernama US News Center yang secara palsu memposisikan diri sebagai sumber referensi informasi bagi komunitas Tionghoa-Amerika.

Fakta persidangan menunjukkan bahwa platform tersebut sebenarnya digunakan untuk mengunggah berbagai narasi yang berpihak pada kepentingan politik Tiongkok atas perintah langsung dari para pejabat negara tersebut sejak akhir tahun 2020.

Salah satu bentuk tugas propaganda yang dijalankan adalah menerbitkan tulisan yang membantah adanya isu kemanusiaan berupa genosida maupun praktik perbudakan modern di wilayah Xinjiang melalui situs berita gadungan mereka.

Proses penerbitan konten tersebut dilakukan dengan sangat cepat oleh Wang hanya berselang beberapa menit setelah ia menerima instruksi khusus dari saluran komunikasi pejabat luar negeri yang mengaturnya.

"Tidak ada genosida di Xinjiang; tidak ada yang namanya 'kerja paksa' dalam kegiatan produksi apa pun, termasuk produksi kapas. Menyebarkan rumor semacam itu berarti mencemarkan nama baik China," tulis pejabat China yang memberikan instruksi tersebut.

Rekan kerja sekaligus mantan manajer kampanye politiknya, Yaoning Sun, tercatat sudah menerima ganjaran hukum berupa vonis empat tahun penjara oleh otoritas setempat pada bulan Februari lalu atas kasus yang sama.

Pihak berwenang juga mengendus adanya hubungan gelap antara Wang dengan seorang pria bernama John Chen yang diduga memiliki akses langsung ke jaringan intelijen tingkat tinggi serta pejabat elit partai.

Menanggapi beratnya dakwaan tersebut, tim pengacara Wang menyatakan bahwa kliennya sangat menyesali kekhilafan yang dilakukan di masa lalu dan berdalih bahwa ia hanya menjadi korban perasaan kepada figur yang keliru.

Pembela juga memberikan penegasan bahwa loyalitas Wang terhadap masyarakat lokal tidak pernah berubah karena seluruh operasional portal berita tersebut murni urusan pribadi dan tidak melibatkan jabatan publiknya.

Berdasarkan regulasi keamanan nasional Amerika Serikat, mantan pejabat publik ini terancam hukuman kurungan maksimal selama sepuluh tahun di penjara federal atas pengkhianatan kepercayaan yang dilakukannya.

"Individu yang terpilih untuk jabatan publik di AS seharusnya bertindak hanya demi rakyat. Sangat mengkhawatirkan bahwa seseorang yang sebelumnya menerima arahan dari pejabat pemerintah China kini berada di posisi kepercayaan publik," tegas John A Eisenberg.

Manajer Kota Arcadia Dominic Lazzaretto memastikan bahwa seluruh tindakan melanggar hukum tersebut terjadi sebelum Wang resmi dilantik menjadi pimpinan daerah, berdasarkan hasil penelusuran dokumen internal pemerintah.

Hasil pemeriksaan menyeluruh juga membuktikan bahwa tidak ada sepeser pun dana pajak rakyat maupun personel pemerintahan kota yang disalahgunakan untuk mendukung kegiatan operasional situs berita propaganda tersebut.

Guna mengisi kekosongan kepemimpinan di daerah yang dihuni sekitar 53 ribu warga tersebut, dewan kota berencana segera melakukan pemilihan penjabat sementara dalam waktu dekat hingga pemilu berikutnya digelar.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung