Berita, Nasional

Main Game Hay Day Saat Rapat Karir Politik Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Kini Di Ujung Tanduk

Repelita.net

20 May 2026 20:34 WIB • 631 view

Main Game Hay Day Saat Rapat Karir Politik Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Kini Di Ujung Tanduk
Foto: Istimewa

Repelita [Jember] - Konsekuensi hukum dan sanksi organisasi berskala besar kini membayangi kelangsungan karir politik salah satu figur muda di jajaran dewan perwakilan rakyat daerah akibat tindakan tidak terpuji saat mengemban amanat komisi.

Sorotan publik tertuju pada perilaku menyimpang seorang politisi regional yang tertangkap kamera mengoperasikan gawai elektronik sembari mengonsumsi komoditas tembakau bakar di dalam ruang sidang utama parlemen daerah.

ADVERTISEMENT

Insiden yang memicu kegaduhan masif di berbagai lini massa digital tersebut diketahui berlangsung saat jajaran komisi teknis bidang kesejahteraan rakyat tengah menyelenggarakan forum dengar pendapat resmi pertengahan Mei ini.

Pimpinan struktural fraksi dari organisasi politik tempat bernaung sang legislator muda langsung mengambil tindakan proaktif dengan memanggil yang bersangkutan guna dimintai pertanggungjawaban moral atas kelalaian tersebut.

Kepala perwakilan fraksi membeberkan dialog awal proses klarifikasi internal dengan menceritakan kalimat "Saya sempat bertanya, 'Ra, kenapa main game?'" saat melakukan pemanggilan resmi terhadap kadernya di kantor dewan.

Berdasarkan pengakuan dari sang wakil rakyat, kejenuhan akibat durasi rapat komisi yang berjalan maraton selama berjam-jam menjadi pemicu utama dirinya mengalihkan perhatian ke platform hiburan digital.

Politisi muda itu menyampaikan pembelaan diri di hadapan pimpinan fraksinya mengenai kelalaian jadwal pemeliharaan komoditas ternak virtual dengan menyatakan "Rapatnya kan mulai jam 10 sampai jam 2, Pak Ketua. Jam 1 saya lupa belum ngasih makan sapi-sapi saya," secara langsung.

Belakangan terungkap bahwa aktivitas manajerial peternakan yang diurus oleh sang anggota dewan tersebut merupakan sebuah aplikasi simulasi agrikultur populer bernama Hay Day yang terpasang di telepon genggamnya.

Imbas dari tindakan indisipliner yang mencederai marwah lembaga perwakilan rakyat ini, jajaran pengurus parpol menegaskan komitmen patuh terhadap rekomendasi sanksi yang diterbitkan oleh struktur penegak disiplin pusat.

Pimpinan organisasi tingkat daerah menegaskan posisi kelembagaan parpol dengan berujar "Secara prinsip Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Jember tegak lurus pada hasil keputusan MKP. MKP sudah menyampaikan putusannya adalah peringatan keras, dan terakhir," secara tegas.

Pihak fraksi memberikan garansi politik tidak akan memberikan toleransi lanjutan serta siap mengambil tindakan pemecatan dari keanggotaan dewan apabila oknum parlemen termuda itu kedapatan mengulangi perbuatan serupa di masa mendatang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung