Repelita [Jakarta] - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, melontarkan kritik pedas terhadap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait sikapnya dalam sebuah siniar.
Mahfud menyoroti pernyataan Purbaya saat menjawab pertanyaan Denny Sumargo mengenai penggunaan dana pajak untuk program Koperasi Desa Merah Putih.
ADVERTISEMENT
Respons Menteri Keuangan yang melontarkan kalimat "Apa Anda, Bos saya?" dianggap oleh Mahfud sebagai tindakan yang kurang pantas dan cenderung arogan.
Kritik tersebut disampaikan Mahfud melalui unggahan di akun media sosial X pada Senin (6/7).
Ia menegaskan bahwa pertanyaan publik mengenai pengelolaan anggaran negara adalah hal yang sah karena dana tersebut berasal dari pajak masyarakat.
"Agaknya kurang tepat, ketika ditanya ttg penggunaan uang pajak utk. Kopdes oleh Densu, Menkeu Purbaya menjawab dgn songong: Apa Anda, Bos saya? Densu itu mewakili pembayar pajak?" tulis Mahfud MD.
Dalam diskusi yang tayang di kanal YouTube milik Denny Sumargo tersebut, Purbaya juga sempat membahas sosok Presiden Prabowo Subianto.
Purbaya memuji Prabowo sebagai pemimpin yang cerdas, memiliki daya ingat tajam, dan sangat memperhatikan detail angka dalam setiap rapat kabinet.
"Jadi di situ saya tahu, presiden itu pintar banget, ingat angka-angka yang kita sebutkan, jadi habis itu saya enggak berani ngibul, kalau jelek kita ngomong aja biar dia ambil keputusan, dia itu orang pintar," imbuh Purbaya.
Mendengar pujian tersebut, Denny Sumargo sempat menyinggung kasus korupsi yang melibatkan mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana.
Menanggapi hal itu, Purbaya beralasan bahwa Presiden Prabowo tetap memberikan kepercayaan karena memiliki sifat yang baik meski sadar akan potensi risiko.
"Bukan dikibulin, dia (Prabowo) tahu, dia (Prabowo) hatinya baik," jawab Purbaya.
Purbaya juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menoleransi tindakan yang membahayakan negara dan akan mengambil langkah hukum tegas jika terbukti bersalah.
Terkait kritik terhadap kebijakan Makan Bergizi Gratis, ia menyatakan kesiapannya untuk menghadapi risiko demi menjalankan program yang lebih baik ke depannya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok