Berita, Nasional

Mahfud MD Disorot, Demokrasi Indonesia Dikritik di Tengah Maraknya Politik Transaksional

Repelita.net

19 August 2026 22:15 WIB • 385 view

Mahfud MD Disorot, Demokrasi Indonesia Dikritik di Tengah Maraknya Politik Transaksional
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pembahasan mengenai efektivitas sistem demokrasi bagi kondisi masyarakat Indonesia diutarakan oleh akun Threads nabhi.marhaen pada 19 Agustus 2026. Pandangan hukum mantan Menko Polhukam Mahfud MD kembali disinggung terkait syarat utama berjalannya demokrasi yang dinilai belum sepenuhnya ideal.

Refleksi kritis tersebut disuarakan guna menyoroti maraknya praktik politik transaksional di tengah publik.

ADVERTISEMENT

"Kata Prof Mahfud MD... Demokrasi itu bukan pilihan yg bagus buat Indonesia. Sebab... Prasyarat demokrasi->Rakyat harus pintar. Kalo masih bodoh, jadinya ya JUAL-BELI SUARA. Makanya banyak tuh muncul pokitikus yg PINTAR ngomong, tapi dia gak tahu kerja. Contoh: Kaesang janji kalo PSI masuk parlemen, bakal gratiskan BPJS Kesehatan Masuk akal gak?" tulis akun nabhi.marhaen.

Pernyataan yang menyinggung sistem demokrasi serta janji politik figur publik tersebut memancing komentar tanggapan dari netizen.

"Baca saja sila ke empat Pancasila, itu demokrasi yang diharapkan" respons akun f474r788487.

"esoknya si andre taulani mirip mahfud ternyata 🤣" kelakar akun putranas46.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung