Berita, Internasional

Macron: Operasi Militer Buka Selat Hormuz Tidak Realistis, Trump Hanya Rusak Kepercayaan NATO

Repelita.net

03 April 2026 19:14 WIB • 925 view

Macron: Operasi Militer Buka Selat Hormuz Tidak Realistis, Trump Hanya Rusak Kepercayaan NATO
Foto: Istimewa

Repelita Seoul - Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Kamis mengatakan bahwa melancarkan operasi militer untuk memaksa pembukaan Selat Hormuz adalah sebuah langkah yang tidak realistis.

Pernyataan ini dilontarkan Macron seperti dilansir France24, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menantang negara-negara sekutu untuk berupaya membuka kembali jalur perairan strategis tersebut.

ADVERTISEMENT

Dalam kritik yang tergolong sangat keras, Macron menuduh Trump terus-menerus saling bertentangan mengenai kebijakan perang melawan Iran dan merusak kepercayaan pada aliansi militer NATO.

Ia menyatakan kekecewaannya yang mendalam atas pernyataan Trump yang kerap berubah-ubah mengenai konflik bersenjata melawan Iran.

Ada pihak yang mendukung pembebasan Selat Hormuz dengan kekerasan melalui operasi militer, sebuah posisi yang terkadang diungkapkan oleh Amerika Serikat, kata Macron di Korea Selatan.

Saya katakan terkadang karena hal itu telah berubah-ubah, itu bukanlah pilihan yang pernah kami pilih dan kami menganggapnya tidak realistis, ujar Macron.

Hal itu tidak realistis karena akan memakan waktu yang sangat lama dan akan membuat siapa pun yang menyeberangi selat tersebut rentan terhadap ancaman pesisir dari Garda Revolusi Iran, jelasnya.

Iran memiliki sumber daya yang signifikan serta rudal balistik dan sejumlah risiko lainnya yang mengancam, tambah Macron.

Selat Hormuz yang merupakan jalur pelayaran vital untuk perdagangan minyak dunia praktis lumpuh selama berpekan-pekan setelah Israel yang didukung Amerika Serikat menyerang Iran tanpa alasan jelas sejak tanggal 28 Februari lalu.

Macron yang telah bekerja sama dengan sekutu Eropa dan negara-negara lainnya untuk membangun koalisi guna menjamin jalur bebas melalui Hormuz setelah permusuhan berhenti, mengatakan bahwa hal ini hanya dapat dilakukan dengan berdialog kepada Iran.

Yang kami katakan sejak awal adalah bahwa selat ini harus dibuka kembali karena strategis untuk aliran energi, pupuk, dan perdagangan internasional, tegasnya.

Tetapi hal itu hanya dapat dilakukan dengan cara berkonsultasi dan berunding dengan Iran, demikian pernyataan presiden Prancis.

Jadi pertama dan terpenting harus ada gencatan senjata terlebih dahulu dan dimulainya kembali proses negosiasi, Macron menambahkan.

Presiden Prancis itu juga menuduh Trump secara konsisten saling bertentangan mengenai penanganan konflik di kawasan Timur Tengah.

Anda harus serius karena jika ingin serius Anda tidak mengatakan hal yang berlawanan setiap hari dengan apa yang Anda katakan sehari sebelumnya, ujar Macron.

Dan mungkin Anda seharusnya tidak berbicara setiap hari jika isi pernyataan Anda terus berubah-ubah, tegasnya.

Ditanya tentang kritik Trump terhadap sekutu NATO dan ancaman untuk menarik Amerika Serikat keluar dari aliansi Atlantik Utara, Macron mengatakan presiden AS itu merusak NATO dengan menciptakan keraguan setiap hari tentang komitmennya terhadap aliansi tersebut.

Saya tidak ingin memberikan komentar terus-menerus tentang operasi yang telah diputuskan sendiri oleh Amerika dengan Israel, ucap Macron.

Mereka dapat menyesali fakta bahwa mereka tidak dibantu, tetapi itu bukan operasi kami karena kami menginginkan perdamaian sesegera mungkin, tegas Macron.

Macron juga mengatakan bahwa komentar Trump yang mengejek dirinya dan istrinya Brigitte dinilai tidak elegan dan tidak sesuai dengan standar etika seorang pemimpin negara.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung