Berita, Timur Tengah

Ledakan Hebat di Pabrik Alutsista Israel Picu Kepanikan Digital, Tomer Bantah Ada Serangan

Repelita.net

18 May 2026 00:10 WIB • 857 view

Ledakan Hebat di Pabrik Alutsista Israel Picu Kepanikan Digital, Tomer Bantah Ada Serangan
Foto: Istimewa

Repelita Tel Aviv - Gelombang kepanikan melanda ruang digital menyusul tersebarnya rekaman video amatir yang memperlihatkan detik-detik terjadinya sebuah peristiwa detonasi hebat di area pabrik pembuatan alutsista di wilayah Kota Beit Shemesh, Israel, pada Sabtu (16/5/2026) malam waktu setempat. Efek hantaman dari insiden masif tersebut memicu munculnya gumpalan kilatan cahaya api raksasa berukuran masif yang seketika mengubah kondisi pekatnya pemandangan malam di wilayah perimeter tersebut menjadi benderang.

Melalui materi visual yang beredar luas di platform daring tersebut, terlihat kepulan material asap hitam pekat berdensitas tinggi terus membubung ke lapisan udara luar dari arah titik koordinat pusat perindustrian militer tersebut. Setelah rentetan gambar tersebut menjadi konsumsi publik global, manajemen Tomer selaku badan usaha milik negara Israel yang bergerak di bidang sistem pertahanan udara segera merilis klarifikasi tertulis yang menyatakan bahwa kegaduhan itu bersumber dari aktivitas pengujian proyektil terjadwal.

ADVERTISEMENT

Pihak otoritas perusahaan membantah keras berbagai macam spekulasi liar yang berkembang di kalangan netizen mengenai adanya indikasi infiltrasi maupun tindakan perusakan dari pihak luar. Langkah netralisasi isu ini dinilai krusial mengingat kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah sedang berada dalam fase krusial akibat memanasnya tensi perbatasan dengan milisi Hizbullah asal Lebanon serta kekuatan militer Iran.

Berdasarkan laporan jurnalistik harian lokal, titik episentrum kilatan cahaya tersebut dipastikan berada di dalam kompleks laboratorium pengujian taktis milik Tomer, sebuah entitas strategis yang mengemban tugas memproduksi komponen propulsi roket serta hulu ledak kendali balistik. "Eksperimen yang telah direncanakan sebelumnya, dilakukan sesuai jadwal," bunyi pernyataan perusahaan, dikutip Minggu (17/5/2026).

Hingga laporan berkala ini diturunkan, badan pertahanan sipil setempat mengonfirmasi tidak menemukan adanya sisa dampak kerusakan ekologis yang merugikan pemukiman warga di sekitar lokasi proyek, termasuk nihilnya laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa dari kalangan staf pekerja gudang senjata.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung